Tanda Kolesterol Naik Setelah Makan Daging Kambing, Dokter Sarankan Pengolahan yang Sehat
Pada momen Idul Adha, hidangan berbahan daging kurban menjadi salah satu sajian yang paling dinantikan.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pada momen Idul Adha, hidangan berbahan daging kurban menjadi salah satu sajian yang paling dinantikan.
Mulai dari sate, gulai, tongseng, hingga tengkleng, olahan daging kambing hampir selalu hadir di meja makan keluarga.
Namun di balik kenikmatan tersebut, tidak sedikit orang yang khawatir kadar kolesterol mereka akan meningkat setelah mengonsumsi daging kambing.
Apalagi, daging merah kerap dikaitkan dengan risiko kolesterol tinggi dan berbagai gangguan kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.
Kekhawatiran itu semakin besar, terutama bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi yang perlu lebih berhati-hati menjaga pola makan.
Berdasarkan data kandungan gizi, setiap 100 gram daging kambing diketahui mengandung sekitar 9,2 gram lemak dan 70 miligram kolesterol.
Angka tersebut membuat banyak orang memilih membatasi konsumsi daging kambing, khususnya saat perayaan Idul Adha ketika olahan daging tersedia dalam jumlah melimpah.
Lantas, apa saja tanda kolesterol naik setelah makan daging kambing?
Tanda kolesterol naik setelah makan daging kambing
Founder dan Chairman JDN Indonesia sekaligus dokter spesialis penyakit dalam, Andi Khomeini Takdir Haruni, mengatakan tidak ada batas pasti yang berlaku untuk semua orang dalam mengonsumsi daging kambing.
Menurutnya, batas aman sangat bergantung pada kondisi kesehatan masing-masing individu, mulai dari usia, riwayat penyakit, hingga pola makan sehari-hari.
Namun, untuk orang sehat, konsumsi daging kambing dalam porsi wajar umumnya masih tergolong aman, misalnya sekitar 75-100 gram dalam sekali makan dan tidak dikonsumsi berlebihan terlalu sering.
“Yang sering menjadi masalah justru cara pengolahannya, seperti santan berlebihan, jeroan, kulit, atau dikonsumsi bersama makanan tinggi lemak lainnya,” kata Andi kepada Kompas.com, Selasa (26/5/2026).
Andi menjelaskan, anggapan bahwa daging kambing selalu menjadi penyebab utama kolesterol tinggi juga tidak sepenuhnya tepat.
“Banyak orang mengira daging kambing adalah ‘biang kolesterol’, padahal kandungan kolesterolnya tidak selalu lebih tinggi dibanding beberapa jenis daging merah lain,” ujarnya.
| Suasana Pemotongan Hewan Kurban di Kota Bogor, Warga Ramai Berkerumun Nonton |
|
|---|
| Cara Menyimpan Daging Kurban di Freezer yang Benar, Jangan Dibekukan Berulang Kali |
|
|---|
| Wapres Gibran Shalat Idul Adha di Masjid Istiqlal Bareng Jan Ethes, Didampingi Menteri Agama |
|
|---|
| Ribuan Orang Salat Idul Adha di Masjid Agung Baitul Faizin Bogor, Jemaah Membludak hingga ke Halaman |
|
|---|
| Umat Muhammadiyah Kota Bogor Salat Id di Lapangan Sempur, Khotib: Berkurban Simbol Cinta pada Allah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/daging-kambing-panggang-oriental.jpg)