Tampang 7 Anggota Brimob yang Lindas Ojol Affan, Ngaku Diperintah Wakil Komandan: Tembak dan Dorong
Sebanyak tujuh anggota Brimbon Polri sedang menjalani pemeriksaan usai pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan meninggal dunia.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Satu orang tampak diperiksa oleh satu penyidik.
Pemeriksaan itu disiarkan secara live di akun Instagram @divisipropampolri.
Terlihat tujuh anggota Brimob itu menjawab pertanyaan-pertanyaan dari penyidik.
Mulai dari pukul berapa mereka ikut pengamanan demo, hingga terjadinya tragedi lindas ojol.
Baca juga: Bisikan Anies Baswedan ke Ibu Driver Ojol Korban Brimob, Semprot Anggota DPR yang Meremehkan Publik
"Kondisinya bagaimana saat itu?," tanya salah satu penyidik.
"Memanas," jawab salah satu tersangka.
Pada pemeriksaan itu, mereka mengaku mendapat perintah dari wakil komandan.
"Kami diberikan perintah wakil komandan untuk pendorongan menggunakan PJJ dan water canon, pak," jawabnya.
Mereka pun mengaku mendapat perintah untuk menembakkan gas air mata, water canon, dan mendorong mundur pendemo.
Dari ketujuh anggota Brimob itu, terlihat usia mereka bervariasi.
Ada yang terlihat masih muda, ada juga yang tampak sudah berumur.
Mereka pun menjelaskan suasana di lokasi saat itu.
Sosok Affan Kurniawan
Kematiannya membuat satu Indonesia berduka, sosok Affan Kurniawan jadi sorotan.
Affan merupakan driver ojol berusia 21 tahun yang dikenal baik dan pekerja keras.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.