Kejanggalan Pengakuan Sopir Rantis Brimob yang Lindas Affan Kurniawan, Tak Peduli Mobilnya Nabrak

Ada kejanggalan dari pengakuan sopir rantis yang lindas Affan Kurniawan sampai tewas. Tak peduli mobilnya nabrak demi selamatkan rekannya.

Penulis: tsaniyah faidah | Editor: Tsaniyah Faidah
Kolase Istimewa
PENGAKUAN SOPIR RANTIS - Pengakuan sopir rantis yang menewaskan Affan Kurniawan dinilai janggal. Ia mengaku tak peduli mobilnya menabrak demi menyelamatkan rekannya. 

Ia mengira, mobilnya melindas batu sehingga tak segar-segan untu melindasnya.

"Saat itu jalanan itu sudah banyak batu. Nggak bisa bedakan mana batu, pecahan yang tengah itu. Saya hantam aja," katanya.

Dia juga menjelaskan posisinya saat mengendarai mobil rantis tersebut di tengah kerusuhan demo.

Dalam pemeriksaan, ia menyebut tak memperhatikan kanan kiri saat membawa rantis.

Sehingga ia tidak melihat dan memperhatikan posisi orang-orang di sekitarnya.

"Saya tidak mengerti posisi orang, karena saya tidak memperhatikan orang kanan kiri," ujar pria tersebut.

Ia mengaku tidak melihat Affan Kurniawan di depannya karena situasinya saat itu sedang ricuh dan penuh asap.

Padahal, dia sendiri berucap hanya fokus melihat ke depan saat mengendarai rantis.

Baca juga: Tangisi Kematian Affan, Pasha Ungu Tetap Bela DPR RI, Ungkap Kerja Wakil Rakyat: Sampai Jam 12 Malam

"Asap itu penuh. Jadi, saya pakai lampu tembak, saya fokus ke depan," katanya.

Usai menabrak Affan Kurniawan, ia mengaku nekat menghantam karena takut dengan massa di sekitar.

Menurutnya, saat itu ia berada dalam situasi terjepit, sebab massa aksi sudah mengepung rantis dan melempari kendaraan dengan batu, cone block, hingga bom molotov.

Jika saat itu ia berhenti, seluruh anggota yang berada di dalam mobil disebut bisa menjadi korban amukan.

"Mobil kalau saya berhentikan, habis pak. Pasti habis karena mereka sudah nyerang pakai batu, pakai cone block, pakai bom molotov,” ujarnya.

“Saya harus berjuang terus, pokoknya harus selamat ini. Lima menit telat, habis kita pak. Soalnya massa sudah banyak gitu,” katanya.

Hingga akhirnya Affan Kurniawan terlindas rantis seberat kurang lebih 4,8 ton itu hingga tewas.

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved