Sentil Keputusan Presiden Prabowo Soal Amnesti, Ini Profil Johan Budi, Tak Cuma Eks Jubir KPK
Sosok Johan Budi disorot setelah blak-blakan mengaku tak setuju dengan keputusan Presiden Prabowo Subianto soal amnesti
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sosok Johan Budi disorot setelah blak-blakan mengaku tak setuju dengan keputusan Presiden Prabowo Subianto soal pemberian amnesti kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Seperti diketahui, amnesti itu diajukan melalui surat presiden tertanggal 30 Juli 2025.
DPR menyetuji pemberian amnesti kepada terpidana 1.116 terpidana itu, yang diantaranya ada Hasto.
Johan Budi menyentil keputusan Presiden tersebut yang dia sebut sebagai kepentingan politik.
Hal itu Johan sampaikan dalam acara diskusi Total Politik berjudul ‘Gejolak Jelang 2026: Dampak Politik Pisau Hukum Prabowo.'
"Saya tidak setuju kalau kewenangan konstitusi yang dimiliki Presiden Prabowo itu digunakan untuk kepentingan politik, rekonsiliasi nasional kan istilahnya," kata Johan Budi dikutip dari Kompas.com.
"Anda tahu kan sebelum ada amnesti. Itu saya enggak setuju kalau yang itu,” imbuh Johan.
Johan membandingkan amnesti untuk Hasto dengan dua keputusan Prabowo lainnya, yaitu abolisi untuk Eks Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong di kasus korupsi importasi gula dan rehabilitasi untuk eks Direktur Utama PT ASDP Ira Puspadewi serta dua direksinya di kasus korupsi akuisisi perusahaan PT JN.
Ia mengaku setuju dengan dua keputusan ini karena hasilnya memberikan keadilan, terutama di kalangan masyarakat.
“Kalau yang dua itu saya setuju karena konsepnya demi keadilan masyarakat,” kata Johan.
“Yang saya soroti dan saya tidak setuju adalah memberikan amnesti untuk rekonsiliasi politik, tapi di kasus korupsi,” imbuhnya.
Profil Johan Budi
Diketahui, Johan Budi merupakan mantan juru bicara KPK.
Dikutip dari Surya.co.id, delapan tahun lamanya Johan Budi pernah menjadi jubir KPK sejak tahun 2006.
Tak sampai di sana, setelah menjadi jubir KPK, Johan sempat dipercaya memegang beberapa jabatan di KPK.
| Balas Sindiran Seskab Teddy Soal Wamenlu 3 Bulan, Anies Bela Dino Patti Djalal : Rekam Jejak Teruji |
|
|---|
| Seskab Teddy Bandingkan Jumlah Personel Kunker : Zaman Dino Patti Djalal 120 Orang, Prabowo 60 |
|
|---|
| MKI Bareng IPB University Bahas Pengelolaan Benih Bening Lobster Berbasis Masyarakat |
|
|---|
| Realisasi Program Gentengisasi di Sepanjang Jalan Menuju Rumah Prabowo di Bogor, 400 Atap Seragam |
|
|---|
| Jumlah Hewan Kurban Presiden Prabowo Pada Idul Adha 2026, Dibagi Rata ke Setiap Provinsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Sosok-Johan-Budi-disorot-setelah-blak-blakan-mengaku-tak-setuju-dengan-kepu.jpg)