Hujan Meteor Lyrid Terjadi Malam Ini, Bisa Dilihat di Indonesia
Puncak hujan meteor Lyrid (Lyrida) kembali menyapa langit malam Indonesia pada Kamis (23/4/2026).
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Puncak hujan meteor Lyrid (Lyrida) kembali menyapa langit malam Indonesia pada Kamis (23/4/2026).
Meskipun secara kuantitas tergolong bersahaja, fenomena ini menawarkan pesona visual yang tak dimiliki hujan meteor lain, yakni kemunculan meteor-terang atau fireball yang meninggalkan jejak asap di angkasa.
Nama "Lyrid" sendiri diambil dari rasi bintang Lyra, karena jika ditarik garis lurus, meteor-meteor ini seolah-olah memancar dari satu titik di rasi tersebut.
Astronom amatir Indonesia, Marufin Sudibyo, menjelaskan bahwa posisi pengamatan di tanah air sangat memungkinkan untuk melihat fenomena ini.
"Apabila dilihat dari Indonesia, maka meteor-meteor Lyrida seakan-akan berasal dari satu titik di langit utara," ujar Marufin kepada Kompas.com, Kamis (23/4/2026).
Bukan Soal Kederasan, Tapi Keindahan
Bagi pengamat yang mengharapkan ribuan meteor jatuh per jam, Lyrid mungkin tampak biasa saja.
Intensitas maksimumnya hanya sekitar 18 meteor per jam dengan kecepatan medium sekitar 47 km/detik.
Namun, daya tarik utamanya terletak pada kualitas tampilannya.
Meteor Lyrid berasal dari remah-remah komet Thatcher (C/1861 G), komet periode panjang (422 tahun) yang terakhir kali terlihat pada 1861.
Komet ini meninggalkan jejak debu seukuran pasir yang lebih banyak dibandingkan komet lainnya.
"Inilah yang menyebabkan hujan meteor Lyrida memiliki banyak meteor-terang (fireball). Yang menyebabkan durasi keterlihatan meteor tersebut sedikit lebih lama, antara 3 hingga 5 detik, disertai jejak asap evaporasi (plume) khas meteor," jelas Marufin.
Ia menambahkan bahwa ciri utama Lyrid adalah kelimpahan fireball ini, mengalahkan hujan meteor periodik lainnya kecuali Geminida.
Meskipun intensitasnya saat ini stabil, Lyrid menyimpan rahasia besar.
Setiap 60 tahun sekali, kederasannya bisa meledak secara mendadak.
| Cara Melihat Hujan Meteor Lyrid di Indonesia, Cari Tempat Gelap, Bisa dengan Mata Telanjang |
|
|---|
| Daftar 10 Jurusan Paling Ketat di SNBT 2026: Humas UI Urutan Pertama, Peluang Lolos 0,61 Persen |
|
|---|
| Nasib Pernikahan Yulia Baltschun MasterChef Indonesia 2 Kali Diselingkuhi, Suami Nangis Akui Dosa |
|
|---|
| Puan Maharani Minta 16 Mahasiswa FHUI Pelaku Pelecehan Segera Diadili: Harus Dievaluasi |
|
|---|
| 16 Mahasiswa FH UI Dinonaktifkan Sementara Terkait Dugaan Pelecehan Seksual, Ini Penjelasan Kampus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Puncak-hujan-meteor-Lyrid-2026.jpg)