10 Makanan yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari Pasca Operasi Caesar
Moms perlu dimonitor secara ketat selama beberapa minggu pertama pasca operasi caeesar dan harus dibantu untuk memulihkan secara mental dan fisik
Produk gandum yang diperkaya zat besi, serat dan asam folat sangat baik bagi ASI yang dibutuhkan dalam tahap awal perkembangan bayi.
Moms yang mengalami malam-malam tanpa tidur dan iritasi di pagi hari harus memulai hari dengan sarapan sereal gandum utuh.
• Hilang 10 Jam Lebih, Bocah 6 Tahun Asal Sukabumi Ini Ditemukan Selamat Usai Terseret Tsunami di Palu
3. Makanan kaya vitamin
Vitamin kaya antioksidan dan membantu memperbaiki jaringan tubuh yang terluka karena operasi (sesar).
Vitamin membantu produksi kolagen dalam tubuh yang membantu dalam membangun jaringan parut baru, ligamen dan kulit.
Semua itu terdapat dalam sayuran seperti brokoli dan bayam yang kaya vitamin A dan C, kalsium serta zat besi.
Sayuran dan buah-buahan seperti jeruk, pepaya, semangka, stroberi, dan ubi jalar kaya akan vitamin C yang membantu dalam memerangi infeksi dan memperkuat kekebalan tubuh.
4. Makanan kaya serat
Serat adalah nutrisi penting yang diperlukan untuk mencegah sembelit. Asal Moms tahu, sembelit dapat menunda proses penyembuhan dengan memberikan tekanan pada luka dan sayatan.
Buah-buahan mentah dan sayuran menambah serat makanan dan membantu menghilangkan sembelit.
Begitu pula kacang hijau dan kacang-kacangan dapat dimasukkan dalam makanan karena kandungan protein dan seratnya.
• Begini Ekspresi Bima Arya Saat Cicipi Kopi Buatannya di Taman Ekspresi, Asem
5. Makanan yang mudah dicerna
Moms harus berhati-hati saat mengonsumsi makanan yang menyebabkan gas dan sembelit.
Setelah operasi sesar, Moms menghidari konsumsi junk food dan minuman bersoda.
Lebih baik mengonsumsi makanan seperti sup, yogrt, dan makanan lainnya yang mudah dicerna oleh tubuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-melahirkan-lewat-operasi-caesar_20180930_163424.jpg)