Sudah Olahraga dan Diet Mati-Matian Tapi Berat Badan Belum Turun? Bisa Jadi Ini Penyebabnya !
Ini rincian mengapa timbangan berat badan tetap sama dan saran ahli tentang cara memecahkan masalahnya
Anda giat berolahraga, sekaligus mengonsumsi makanan sehat (katanya). Tetapi Anda masih minum anggur, bir, dan minuman beralkohol lainnya.
"Sangat jarang pakar diet dan ahli gizi memerintahkan kliennya untuk menghapus alkohol dari daftar menu 'jahat'. Padahal alkohol sangat memengaruhi metabolisme," kata Karolina Rzadkowolska mengakui.
Rzadkowolska adalah pendiri Euphoric Alcohol-Free, sebuah lembaga yang memberdayakan kelompok untuk menemukan kebebasan dari alkohol untuk kehidupan yang lebih bahagia dan lebih sehat.
Menurut Rzadkowolska, minuman beralkohol dapat mengemas kalori kosong.
“Satu gelas anggur memiliki antara 150-200 kalori. Satu gelas bir di antara 100-200, dan whisky bisa menjadi 300 kalori. Alkohol juga dapat meningkatkan nafsu makan.
11. Ada gangguan kesehatan yang tidak diketahui
Jika Anda sudah menjalankan hidup sehat sekaligus rajin berolahraga namun masih bermasalah dengan berat badan mungkin sudah waktunya Moms memeriksakan kesehatan secara menyeluruh.
Jill Brown pelatih kesehatan dan nutrisi di Los Angeles banyak menemukan bahwa kliennya tidak menyadari ada gangguan kesehatan yang serius.
Dalam pengalamannya, ini bisa berarti bahwa ada sesuatu yang memperlambat metabolisme Moms atau Moms mungkin mengalami ketidakseimbangan hormon.
“Tiroid yang lamban atau kadar estrogen yang rendah dapat menyebabkan kita hanya sedikit membakar kalori padahal sudah berolahraga ekstra keras."
Segera temui dokter dan tanyakan apa yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki hal ini.
• Dipakai Bertemu Laudya Cynthia Bella, Ternyata Segini Harga Bolero Nagita - Bisa Beli Ponsel Mahal !
12. Anda kekurangan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh.
"Satu masalah yang sering diabaikan dalam program penurunan berat badan adalah fakta bahwa kita kekurangan vitamin dan mineral yang dibutuhkan," kata Arielle Levitan, seorang dokter penyakit dalam dan salah satu pendiri Vous Vitamin LLC.
Studi menunjukkan, misalnya, bahwa kekurangan vitamin D mungkin terkait dengan obesitas dan bahwa orang-orang dengan kekurangan vitamin D mengalami kesulitan menurunkan berat badan.
“Sebaliknya kami menemukan bahwa mereka yang tercukupi zat besi, B12 dan magnesium merasa lebih baik, lebih energik dan sebagai hasilnya, memiliki waktu lebih mudah menjalani gaya hidup sehat yang meliputi olahraga, tidur yang cukup serta perencanaan makan yang baik, ”kata Levitan.
13. Anda tidak mengonsumsi cukup protein.
Penelitian telah menunjukkan orang merasa kenyang lebih lama dan mengonsumsi lebih sedikit kalori dari waktu ke waktu adalah ketika mereka mengonsumsi lebih banyak protein.
“Tubuh kita mencerna protein lebih lambat daripada macronutrien lainnya, yang berarti gula darah dan rasa lapar tidak melonjak, jadi kita cenderung tidak makan terlalu banyak,” kata Greg Pignataro,dokter penyakit dalam dari Baltimore University Hospital. (*)
Artikel ini tayang di Nkaita -- Mengapa Berat Badan Tak Kunjung Turun? Mungkin Ini Penyebabnya!
Soesanti Harini Hartono
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/berat-badan_20160618_181604.jpg)