Breaking News:

Papua Rusuh

Jokowi Curiga Ada Penumpang Gelap saat Kerusuhan Papua, Lukas Enembe Minta Proses Hukum Ditegakkan

Presiden Jokowi menduga ada penumpang gelap yang sengaja menciptakan kekeruhan melalui isu Papua.

Tangkapan Layar Satu Meja The Forum Kompas TV
Presiden Joko Widodo saat tampil di acara Satu Meja The Forum, Kompas TV. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Isu rasisme yang diduga dialami mahasiswa Papua di Surabaya memicu kemarahan warga Papua.

Kerusuhan pun pecah di beberapa wilayah Papua dan Papua Barat, Selasa (20/8/2019) lalu.

Kantor DPRD, dan pertokoan dibakar, ribuan massa memblokade jalan sehingga aktifitas warga lumpuh.

Kini kondisi Papua mulai kondusif, masyarakat sudah kembali beraktifitas normal.

Terkait kerusuhan di Papua, wartawan senior Kompas, Budiman Tanuredja sempat mewawancarai Presiden Joko Widodo.

Dalam acara Satu Meja The Forum yang dipandu Budiman Tanuredjo, Jokowi menyampaikan berbagai hal terkait kerusuhan di Papua.

Dikutip dari tayangan Satu Meja The Forum, Rabu (21/8/2019) malam, Presiden Jokowi menduga ada penumpang gelap yang sengaja menciptakan kekeruhan melalui isu Papua.

Kekeruhan itu akhirnya berujung pada aksi protes dan kerusuhan di sejumlah wilayah di Papua dan Papua Barat.

"Ya biasa dalam sebuah peristiwa itu ada yang membonceng, ada penumpang gelap, biasalah menurut saya," kata Jokowi dalam acara Satu Meja The Forum di Kompas TV.

Jokowi tak merinci lebih jauh penumpang gelap yang ia maksud.

Lukas Enembe Sebut Warga Papua Belum Di Indonesiakan dengan Baik, Najwa Shihab Kaget : Maksudnya?

Halaman
1234
Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved