Breaking News:

Banyak yang Meledek Aksi Anak STM, Rocky Gerung Justru Respect: Indonesia Milik Mereka ke Depan

Menurut Rocky Gerung, tak seharusnya aksi para pelajar STM itu ditanggapi dengan ledekan, sebab Indonesia adalah milik mereka di masa depan.

Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Ardhi Sanjaya
Youtube/Rocky Gerung Official
Rocky Gerung soal anak STM demo 

Sebagian besar dari netizen Indonesia mengungkapkan rasa bangganya terhadap kepedulian para siswa STM yang iku turun ke jalan.

"Anak STM melek Politik juga ternyata. Mantab, tinggalkan PKL. Saatnya turun ke jalan. Indonesia sedang tidak baik - baik saja," tulis salah satu pengguna Twitter.

Ramai Diperbincangkan WA Grup STM Diduga Berisi Nomor Polisi, Tim Cyber Identifikasi Akun Penyebar

Gadis 14 Tahun di Probolinggo Dicabuli Ayah Tiri, Dituduh Pelakor Oleh Ibu hingga Diusuri dari Rumah

Pengguna twitter dengan nama akun @andripst juga mengunggah foto mengenai keikutsertaan anak STM dalam aksi tersebut.

"Banyak anak SMA dan STM di aksi tadi, bahkan hingga malam. Mereka bertahan, kelompok mereka sangat solid, dan beberapa ada yang bantuin peserta aksi yang jatuh dan tumbang karena tembakan gas air mata. Saya salah satunya. Terima kasih dan salam hormat untuk mereka semua," tulisnya.

Lalu, bagaimana fakta yang terjadi?

Saat dihubungi oleh Kompas.com, Rabu (25/9/2019), pria bernama Andri Presetiyo itu mengatakan peristiwa yang yang diabadikan dalam foto tersebut terjadi di daerah seputar jembatan Slipi, Jakarta Pusat.

"Saya di lokasi sejak pagi dan saya yang mengambil gambar itu. Itu kejadiannya di jembatan setelah jembatan Slipi arah DPR," ucap Andri.

Andri bercerita, rombongan anak STM tersebut datang ke lokasi pada hari Selasa (23/9/2019) sekitar pukul 16.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

"Sekarang sudah kondusif. Semalam termasuk anak STM bubar pukul 23.00," ucap Andri.

Hal senada juga diucapkan oleh Salman Al Fathan dari Bem FISIP UI yang ikut serta dalam aksi tersebut.

Salman membenarkan adanya gerombolan anak STM yang ikut serta dalam aksi tersebut.

"Mereka datang di daerah sekitar JPO yang deket gerbang DPR sebelah kanan," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (25/9/2019).

Dipancing Nafa Urbach Pakai Pertanyaan Begini, Lucinta Luna Malah Keceplosan Akui Dirinya Laki-laki

Yasonna Laoly : Sebaiknya Presiden Jokowi Jangan Terbitkan Perppu KPK

Mahasiswa yang menjabat sebagai Kepala Departemen Kajian dan Aksi Strategis Bem FISIP UI ini bercerita, jika siswa STM tersebut datang bergerombol dan saling menyusul.

"Mereka gerombolan dan saling menyusul. Ada yang datang jam 4 sore ada yang jam 5 sore. Satu rombongan, yang kemarin saya lihat, ada sekitar 20 orang," tambahnya.

Salman mengungkapkan rasa bangganya kepada siswa STM yang bersedia ikut turun ke jalanan untuk membantu para mahasiswa yang sedang menyampaikan aspirasinya.

Menurutnya, ini tanda bahwa isu penolakan UU KPK dan RKUHP sudah membuMi sehingga siswa-siwa STM ikut peduli.

Namun, Salman menyayangkan tidak adanya koordinasi dengan koordinator di lapangan.

"Saya salut sama mereka. Ini tandanya mereka ikut peduli dengan apa yang terjadi dengan negara ini. Sayangnya, mereka tidak dalam koordinasi dengan koordinator lapangan sehingga ada sedikit keributan juga," ujar dia.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait adanya anak STM yang turun ke jalan, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan menjawab singkat dan mengaku tidak mengetahui persis peristiwa tersebut.

"Saya belum tahu. Itu di mana? Saya belum dapat info," ujarnya melalui aplikasi pesan WhatsApp setelah ditelepon beberapa kali, Rabu (25/9/2019).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved