Pengakuan Siswa SMK yang Tusuk Pemerkosa Almarhum Ibunya, Dendam Berawal Saat Pak RT Datang ke Rumah

Memendam dendam sejak kecil, siswa SMK di Pasuruan tusuk pria yang perkosa ibunya empat tahun yang lalu. Dendamnya muncul saat Pak RT datang ke rumah.

Surabaya.tribunnews.com/galih lintartik
Pelajar SMK di Pasuruan yang ditangkap polisi karena menusuk tetangga. Terungkap, penusukan terjadi karena pelaku dendam lantaran ibunya pernah diperkosa korban. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang siswa SMK di Kabupaten Pasuruan nekat menusuk tetangganya, Yasin Fadilla (49).

Alasan pelaku menusuk tetangganya itu yakni karena dendam pelaku pernah memperkosa ibundanya saat ia masih duduk di bangku kelas 6 SD.

Korban dan pelaku sama-sama merupakan warga Dusun Kisik, Desa Gempol, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan akhirnya diringkus Satreskrim Polres Pasuruan.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Surya.co.id, tersangka itu adalah MR, siswa SMK umur 18 tahun yang juga bertetangga dengan korban.

Dia ditangkap tak lebih dari 24 jam setelah penusukan. 

Saat dihadapkan pada sejumlah wartawan yang mengikuti jumpa pers yang digelar Polres Pasuruan, siswa SMK itu mengaku khilaf.

Ia juga mengaku sudah dendam kepada korban karena sebuah peristiwa yang terjadi ketika Riyanto masih kelas 6 SD. 

"Saya dendam sejak kecil, sejak saya duduk di bangku kelas 6 SD," kata MR, Kamis (19/12/2019) pagi setelah polisi berhasil mengamankannya Selasa (17/12/2019).

Tersangka mengakui dendam itu tidak bisa diredam.

Ia dendam karena almarhum ibu kandungnya pernah diperkosa oleh Yasin Fadillah.

Halaman
1234
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved