Teror Virus Corona

Curhatan TKI Ilegal Asal Subang Ingin Pulang Dari Wuhan, Tiara: Hanya Menunggu Keajaiban Allah

Sejumlah negara pun mengevakuasi warganya yang masih berada di Wuhan, China untuk kembali ke negara asalnya.

Kolase/dialymail.co.uk/BBC Indonesia via Tribunnews.com
virus corona menyebar di China dan Hongkong(kiri), TKI asal Subang, Tiara (kanan) 

TKI asal Subang, Jawa Barat ini berharap dievakuasi oleh Pemerintah Indonesia agar bisa pulang ke tanah kelahirannya.

Seorang WNI Positif Terkena Virus Corona di Singapura, Diduga Tertular Majikannya

Tiara, buruh migran asal Subang, Jawa Barat, berharap dievakuasi pemerintah Indonesia dari Wuhan.
Tiara, buruh migran asal Subang, Jawa Barat, berharap dievakuasi pemerintah Indonesia dari Wuhan. (DOKUMEN PRIBADI TIARA via BBC)

Tiara mengungkapkan curahan hatinya agar bisa didengar oleh Pemerintah Indonesia.

Menurut Tiara, sejak kabar virus corona menyerang warga, ia tidak diperbolehkan untuk keluar rumah sejak dua pekan terakhir.

Padahal, sempat berharap bisa pulang bersama WNI lainnya yang saat itu dievakuasi oleh Pemerintah Indonesia dari Wuhan.

Namun, keinginan Tiara untuk bisa dievakusi hanya bertepuk sebelah tangan.

Sehingga, wanita yang mengaku sebagai TKI ilegal ini terpaksa terus bertahan di tempat majikan.

"Tidak seperti WNI lain, namanya pekerja ilegal, saya takut. Harus minta tolong kepada siapa?" Saya cuma menunggu keajaiban dari Allah," kata Tiara via telepon, Rabu (05/04/2020) dikutip via Tribunnews.com dari BBC Indonesia.

Viral Dokter Asal China Menikah di Tengah Serangan Virus Corona, Begini Suasana Pestanya

Tiara mengatakan, dirinya sudah sekitar empat tahun bekerja sebagai asisten rumah tangga di Wuhan.

Meski bekerja di sana, Tiara mengaku tidak memegang visa kerja dan paspornya pun sudah kedaluwarsa.

"Harapannya ingin pulang, semoga ada keajaiban boleh pulang bareng-bareng," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: Damanhuri
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved