Breaking News:

Hukuman Djoko Tjandra Bisa Lebih Berat dari Sebelumnya, Mahfud MD: yang Melindungi Harus Dipidanakan

Menurut Mahfud MD, Djoko Tjandra bisa dihukum lebih berat dari sebelumnya dan pejabat yang melindungi harus siap dipidanakan.

KOMPAS.com/ACHMAD NASRUDIN YAHYA
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menunjukan dokumen dari BEM UI. 

Beberapa dugaan yang pidana yang dilakukan Djoko Tjandra menurut Mahfud MD yakni penggunaan surat palsu dan penyuapan kepada pejabat yang melindunginya.

Hal itu disampaikan oleh Mahfud MD di akun Twitternya, Sabtu (1/8/2020).

Tak hanya menyorot hukuman Djoko Tjandra, Mahfud MD juga menyebut kalau pejabat yang membantunya.

"Joko Tjandra tdk hny hrs menghuni penjara 2 thn.

Krn tingkahnya dia bs diberi hukuman2 baru yg jauh lbih lama.

Dugaan pidananya, antara lain, penggunaan surat palsu dan penyuapan kpd pejabat yg melindunginya.

Pejabat2 yg melindunginya pun hrs siap dipidanakan.

Kita hrs kawal ini," tulis Mahfud MD.

Berpindah kewarganegaraan

Melansir Harian Kompas, 19 Juli 2012, Djoko Tjandra disebut telah berpindah kewarganegaraan. Hal itu diungkapkan Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha sata itu.

Halaman
1234
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: khairunnisa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved