Pengakuan Oknum Polantas yang Perkosa Siswi SMP sebagai Ganti Tilang, Begini Nasibnya Sekarang

Oknum Polisi di Pontianak, Brigadir DY juga mengakui perbuatannya mencabuli gadis usia 15 tahun sebagai ganti tilang.

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Vivi Febrianti
Kompas.com
Ilustrasi Polisi (KOMPAS.com/NURWAHIDAH) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Oknum Polisi di Pontianak yang diduga cabuli siswi SMP sebagai ganti tilang sudah ditetapkan tersangka.

Oknum Polisi di Pontianak, Brigadir DY juga mengakui perbuatannya mencabuli gadis usia 15 tahun sebagai ganti tilang.

Tak hany hukuman pidana, Brigadir DY juga akan diproses peradilan kode etik profesi.

Atas perbuatannya, Brigadir DY terancam dipecat dari institusi Kepolisian.

Kapolresta Pontianak Kombes Komarudin mengatakan dari hasil visum ditemukan bukti telah terjadi persetubuhan.

"Berdasarkan hasil visum ditemukan bukti telah terjadi persetubuhan, dan statusnya ditetapkan sebagai tersangka," kata Komarudin dikutip TribunnewsBogor.com dari Kompas.com.

Atas perbuatannya, polisi berpangkat brigadir tersebut dijerat dengan Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dan terancam hukuman 15 tahun penjara.

"Dia juga telah diamankan terkait dugaan pelanggaran kode etik," ucap Komarudin.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Poli mengatakan motif Birgadir DY mencabuli karena tergiur kemolekan tubuh korban.

"Waktu diperiksa, dia bilang ketika di tilang, dia lihat tubuh korban dan langsung nafsu," kata Rully kepada Kompas.com

Rully melanjutkan, bermula dari itu, muncul keinginan dari tersangka untuk membawa pergi korban.

"Rencananya hari ini kita akan kirim berkas perkaranya ke kejaksaan," ujar Rully.

Diberitakan sebelumnya, Seorang siswi SMP diduga dicabuli oknum polisi anggota Satlantas Polres Pontianak.

Oknum Polisi tersebut adalah Brigadir DY.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved