Pengakuan Begal Motor Pembunuh Mamah Muda yang Sedang Hamil, Tubuh Korban Diseret ke Semak-semak

Mayat perempuan berusia 25 tahun itu ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan disemak-semak tertutup dedaunan.

Penulis: Damanhuri | Editor: Ardhi Sanjaya
Tribun-Medan.com/Dedy Kurniawan
Gabriel Ginting, pelaku pembunuhan ibu hamil, memberi keterangan kepada awak media di Mapolres Binjai, Jumat (25/9/2020). 

Selanjutnya mereka mendatangi lokasi dan menghubungi Bhabinkantibmas Aiptu Ardiansyah.

"Polisi datang langsung memasang police line. Dari warga bilang kalau dia warga sini, sekretaris peternakan ayam," ujar warga.

Korban berperawakan berpotongan rambut sebahu, dengan tinggi badan sekitar 150 centimeter, bekerja sebagai seorang sekretaris di perusahaan peternakan ayam telur di Desa Tanjung Merahe, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara

Tim inafis Polres Binjai menemukan pada tubuh korban luka koyak 5 cm di bagian kening, luka 8 cm di telinga kanan dan batok kepala kondisinya remuk diduga hantaman benda tumpul.

Dibunuh Begal Sadis

Korban diketahui bernama Rani Anggraini (23) tewas dibunuh seorang begal motor sadis berna,a Gabriel Ginting (20).

Mayat korban baru ditemukan warga di areal perkebunan Afdelling II PT Langkat Nusantara Keping, Selesai, Langkat, Kamis (24/9/2020) pagi.

Pelaku pembunuhan saat ini sudha ciduk polisi dan dihadiahi timah panas.

Kolase foto Rani Anggraini semasa hidupnya dan pelaku saat rekonstruksi.
Kolase foto Rani Anggraini semasa hidupnya dan pelaku saat rekonstruksi. (TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN)

Baca juga: Motif Suami Begal Istri Sendiri, Rampas Barang Berharga Milik Korban dan Kepala Dipukul 2 Kali

Baca juga: Begal Ditangkap di Parung, Pelaku Intai Korban dari Bogor Trade Mall

Aksi sadis yang dilakukan pelaku itu terungkap saat tersangka yang bernama Gabriel Zefaya Ginting (20) melakukan 15 adegan rekonstruksi di Mako Polres Binjai, Rabu (21/10/2020).

Rekonstruksi itu dilakukan terkait pembunuhan sadis yang ia lakukan kepada korbannya yang bernama Rani Anggraini (23).
Dilansir TribunnewsBogor.com dari TribunMedan.com Kamis (22/10/2020), Gabriel harus melakukan rekonstruksi di atas kursi roda karena kakinya sudah dilumpuhkan pihak kepolisian.

Pasalnya, saat pengembangan pelaku berupaya melawan hukum dan kabur, sehingga harus ditembak dengan timah panas.

Terlihat dalam rekonstruksi tersebut, tersangka memperagakan 15 adegan hingga membuat korban Rani Anggraini meninggal dunia di perkebunan sawit PT LNK dengan posisi terlentang.

Usai melakukan aksi bejatnya itu, selanjutnya tersangka melarikan sepeda motor korban ke arah Binjai Barat dari Desa Tanjung Merahe Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat.

(TribunnewsBogor.com/Tribun Medan)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved