Breaking News:

Jokowi dan Iriana Tak Bisa Nyoblos di Pilkada Solo 2020, Ini Penjelasan KPU

Ketua KPU Kota Solo, Nurul Sutarti menyampaikan tiga orang tersebut sudah tidak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Editor: Ardhi Sanjaya
TRIBUN / HERUDIN
Calon presiden Joko Widodo bersama istrinya Iriana, menunjukkan surat suara usai mencoblos dalam Pilpres 2014 di TPS 18 Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/7/2014). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sang istri, Iriana tidak akan menggunakan hak pilihnya di Pilkada Solo 2020.

Tak terkecuali, Adik Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu.

Ketua KPU Kota Solo, Nurul Sutarti menyampaikan tiga orang tersebut sudah tidak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Alasannya, KTP mereka sudah tidak tercatat di data kependudukan Kota Solo. 

"Sudah tidak masuk. Mbak Kahiyang sudah pindah," kata Nurul kepada TribunSolo.com, Senin (7/12/2020).

"Kemudian untuk KTP pak Jokowi dan ibu Iriana sudah ganti Jakarta," tambahnya.

Dalam DPT Pilkada Solo, sambung Nurul, hanya terdaftar Gibran Rakabuming Raka bersama sang istri, Selvi Ananda, serta putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep. 

"Cuma mas Gibran, mas Kaesang, dan mbak Selvi," tuturnya. 

Nurul memastikan pasangan calon kepala daerah akan mendapat perlakuan sama ketika menjalani tahapan pencoblosan Pilkada Solo 2020.

"Tidak ada perlakuan khusus," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved