Breaking News:

Info Kesehatan

Bisa Picu Kanker dan Bau Badan, Ini 9 Penyakit Akibat Banyak Makan Daging, Jangan Diabaikan !

terlalu banyak makan daging, terutama daging merah, seperti daging sapi dan daging kambing dapat meenyebabkan efek samping dan penyakit berbahaya

Istimewa
ilustrasi Daging Tumis Kecap Jamur 

Meskipun protein sangat penting untuk kesehatan, termasuk pembentukan dan perbaikan otot, orang cenderung berpikir bahwa mereka membutuhkan lebih dari yang sebenarnya dibutuhkan.

Standar angka kecukupan protein pada umumnya adalah 62-66 gram per hari untuk laki-laki dan 56-59 gram per hari untuk wanita.

Lebih dari itu, tubuh Anda akan menggunakan lebih banyak cairan untuk membuang kelebihan nitrogen, menurut penelitian.

Jika Anda tidak minum cukup air sebagai kompensasi, Anda mungkin akan merasa pingsan, pusing, atau tidak menyenangkan. 

5. Menghalangi upaya penurunan berat badan

Jika Anda mencoba menurunkan berat badan, terlalu banyak makan daging dapat memperlambat kemajuan Anda.

Benar bahwa diet tinggi protein dapat membantu tujuan penurunan berat badan dengan membantu Anda tetap kenyang lebih lama setelah makan, dan memberikan sedikit keuntungan pada pembakaran kalori karena thermogenesis.

Tetapi, jika itu termasuk protein hewani, penting untuk diketahui bahwa jenis daging tertentu bisa sangat padat kalori.

Artinya daging mengandung lebih banyak kalori per gigitan daripada makanan lain, seperti sayuran.

Beberapa makanan dengan kalori paling banyak, termasuk potongan daging yang lebih berlemak dan produk olahan, seperti hamburger restoran, bacon, ham, dan sosis.

Jadi jika Anda mencoba menurunkan berat badan, pilihlah potongan daging sapi dan unggas tanpa lemak, atau ikan, yang semuanya cenderung memiliki lebih sedikit kalori per porsi.

6. Dapat meningkatkan risiko penyakit Kanker tertentu dan penyakit kardiovaskular

Penelitian secara konsisten mengaitkan konsumsi daging merah dan olahan yang lebih tinggi dengan peningkatan risiko Kanker tertentu, serta penyakit kardiovaskular.

Daging olahan seperti ham, bacon, sosis, dan hot dog patut disalahkan karena kebanyakan diolah dengan bahan pengawet kimiawi yang disebut nitrat.

Bahan kimia ini diketahui terkait dengan risiko lebih tinggi terkena Kanker usus besar, ginjal, dan perut.

7. Meningkatkan risiko kehilangan penglihatan

Melansir Bustle, konsumsi tinggi daging merah telah dikaitkan dengan peningkatan risiko degenerasi makula terkait usia, penyebab kebutaan nomor satu di antara orang lanjut usia (lansia) di Amerika.

Alasan di balik hubungan itu adalah karena lemak jenuh dalam daging dianggap berbahaya bagi pembuluh darah kecil di mata.

Beberapa bahan kimia (nitrosamin) dalam beberapa daging olahan juga dianggap sebagai penyebab merusak mata. 

8. Tulang lemah

Dampak buruk makan daging berlebihan selanjutnya adalah tulang bisa menjadi lemah.

Pasalnya, jumlah protein super tinggi yang bisa diperoleh dari konsumsi daging dapat meningkatkan hilangnya kalsium dalam urine, yang penting untuk membangun tulang yang kuat.

Hal ini dapat dicegah dengan mengonsumsi cukup kalsium untuk sementara waktu, tetapi ini adalah sesuatu yang tidak terpikirkan oleh banyak orang saat makan terlau banyak daging atau makanan tinggi protein.

9. Bau mulut

Tak hanya bau badan, makan terlalu banyak daging juga bisa menimbulkan bau mulut yang tidak menyenangkan. Pasalnya, makan makanan tinggi protein dan lemak dengan karbohidrat yang tidak cukup dapat menyebabkan tubuh memproduksi keton. Keton dilepaskan melalui napas dan menyebabkan baunya seperti aseton.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "9 Dampak Buruk Kebanyakan Makan Daging", Klik untuk baca: https://health.kompas.com/read/2020/12/29/180400168/9-dampak-buruk-kebanyakan-makan-daging?page=all#page2.
Penulis : Irawan Sapto Adhi
Editor : Irawan Sapto Adhi

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved