Breaking News:

Pengakuan Pelaku yang Tusuk Tubuh Pacarnya Pakai Bambu: Dicekik, Lalu Dibanting

Lelaki berinisial D (22) itu saat ini sudah diamankan polisi lantaran membunuh pacarnya sendiri yakni Weni Tania.

Penulis: Damanhuri | Editor: Vivi Febrianti
Kolse Tribun Bogor/Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Jasad korban (kiri), Tersangka D saat ungkap kasus di Mapolres Garut, senin (8/2/2021) 

Weni Tania, gadis berusia satu tahun yang tewas dibunuh ternyata hidup sebatang kara sejak kecil.

Gadis berusia 21 tahun itu ditinggal jauh oleh ibu kandungnya untuk bekerja sebagai TKW (Tenaga Kerja Wanita) di Arab Saudi.

Sementara itu, ayah kandung Weni dikabarkan sudah meninggal dunia.

Cerita Penyamaran Satpol PP saat Masuk Sarang PSK: Ada Wanita Tak Berbusana saat Pintu Kamar Dibuka

Kisah 4 PSK Muda Kepergok Tanpa Busana di Kamar Hotel, Hendak Main Berlima: Disewa Rp20 Juta

Seperti diketahui, Weni tewas mengenaskan dengan bagian alat vitalnya tertancap bambu.

Jasad Weni ditemukan di Sungai Cimalaka Kecamatan Sucinaraja, Garut, Jumat (5/2/2021).

Sejak kecil, Weni hidup jauh dari kedua orangtuanya.

Sosok Pembunuh Gadis Muda Tertancap Bambu Terungkap, Tangis Ibu di Arab Pecah: Gak Bisa Pulang

Menurut keterangan salah seorang keluarga, Ai Kusmiati (40), Weni sudah tidak hidup dengan orang tua sejak umur 1 tahun.

Diumur yang masih bayi, Weni ditinggalkan ibunya mengadu nasib jadi TKI di Arab Saudi.

Saat itu, orangtuanya bercerai lalu ayahnya meninggal dunia.

"Sejak ibunya bercerai, ia sudah ditinggal sejak umur satu tahun, ibunya berangkat ke Arab Saudi sebagai TKW," katanya, Sabtu
(6/2/2021).

Misteri tewasnya WN (21) di Sucinaraja, Garut perlahan terkuak.
Misteri tewasnya WN (21) di Sucinaraja, Garut perlahan terkuak. (TribunJabar.id/Sidqi Al Ghifari)

Ai menjelaskan,sejak saat itu Weni hanya diurus oleh bibi dan neneknya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved