Breaking News:

Hakim Minta Tim Kuasa Hukum Rizieq Shihab Ikuti Jadwal Sidang

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur perkara tes swab RS UMMI Bogor mengingatkan tim kuasa hukum Rizieq Shihab

YouTube PN Jaktim
Sidang virtual pembacaan eksepsi Rizieq Shihab yang digelar oleh PN Jakarta Timur, Selasa (23/3/2021). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CAKUNG - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur perkara tes swab RS UMMI Bogor mengingatkan tim kuasa hukum Rizieq Shihab agar mengikuti jadwal sidang.

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur Khadwanto mengatakan pihaknya tidak akan memberi keringanan bila pada sidang lanjutan saksi ahli tidak dihadirkan seusai jadwal.

"Apabila tim penasihat hukum pada sidang yang akan datang nanti tidak menghadirkan saksi, Majelis menganggap (tim kuasa hukum Rizieq) tidak menggunakan haknya untuk mengajukan ahli lagi," kata Khadwanto di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (11/5/2021).

Bila pada sidang lanjutan yang dijadwalkan Rabu (19/5/2021) mendatang tim kuasa hukum Rizieq tidak menghadirkan saksi ahli maka sidang berlanjut ke agenda berikutnya.

Dalam hal ini pemeriksaan terdakwa karena tahap pemeriksaan saksi fakta dan saksi ahli dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) lebih dulu rampung sebelum giliran tim kuasa hukum Rizieq Shihab.

Rizieq Shihab saat dihadirkan sebagai terdakwa dalam perkara dugaan tindak pidana karantina kesehatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (10/5/2021)
Rizieq Shihab saat dihadirkan sebagai terdakwa dalam perkara dugaan tindak pidana karantina kesehatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (10/5/2021) (TribunJakarta.com/Bima Putra)

"Sidang akan dilanjutkan dengan acara selanjutnya, demikian ya. Sidang ditunda ke hari Rabu tanggal 19 Mei untuk diberi kesempatan penasihat hukum terdakwa mengajukan ahli," ujarnya.

Khadwanto menuturkan pihaknya sudah menentukan jadwal sidang hingga agenda putusan, jadwal sidang ini harus diikuti tim kuasa hukum Rizieq dan JPU yang nanti bakal membacakan tuntutan.

Dalam jadwal sidang, Rizieq yang didakwa menyebarkan berita bohong terkait kondisinya saat dirawat di RS UMMI Bogor bakal divonis sebelum masa tahanan sebagai terdakwa habis.

"Perlu disampaikan di forum sidang ini bahwa SOP persidangan itu harus selesai atau diputus sebelum 10 hari masa tahanan habis," tuturnya.

Sebelumnya, dalam kasus kerumunan warga di Petamburan, Jakarta Pusat yang diadili Majelis Hakim berbeda Rizieq meminta sidang pembacaan tuntutan dari JPU pada Senin (10/5/2021) ditunda.

Alasannya Rizieq dan tim kuasa hukumnya meminta penembahan saksi ahli karena merasa saksi ahli yang mereka hadirkan belum cukup untuk membantah dakwaan dan ahli dari JPU.

Halaman
1234
Editor: Damanhuri
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved