Breaking News:

Info Kesehatan

3 Penyebab Mengantuk, Waspada Terkena Penyakit Ini, Simak Cara Mengatasinya

mengantuk berlebihan juga terkadang bisa mempengaruhi fokus dan konsentrasi ketika bekerja atau belajar.

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Shutterstock/Tom Wang
ilustrasi mengantuk 

Gejala umum tidur apnea termasuk mendengkur sangat keras dan terengah-engah sepanjang malam.

Selama tidur apnea, tubuh seseorang menjadi kekurangan oksigen untuk sementara.

Kekurangan oksigen ini dapat menyebabkan masalah lain, seperti detak jantung yang tidak teratur.

Seiring waktu, ini dapat menyebabkan kondisi kronis yang serius seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung .

Kondisi apnea umumnya terjadi ketika seseorang kelebihan berat badan.

Jika hal ini terjadi, penurunan berat badan akan menjadi pengobatan pertama yang direkomendasikan.

Berikut ini dua perawatan umum untuk kondisi apnea, yang meliputi:

- Perangkat tekanan jalan napas positif

Perangkat ini terdiri dari mesin yang menempel pada masker yang dikenakan pengidap apena di wajah mereka.

Perangkat tersebut memasok udara bertekanan ke tenggorokan seseorang saat mereka tidur.

Udara yang disuplay tadi mencegah tenggorokan kekurangan udara untuk tetap terjaga membantu saluran pernafasaan saat tidur.

- Peralatan mulut

Peralatan ini mirip dengan pelindung mulut atau alat ortodontik yang biasanya digunakan dokter gigi atau THT ketika memeriksa pasiennya.

Perangkat ini berfungsi untuk menahan rahang bawah sedikit ke depan saat tidur.

Posisi ini mencegah jaringan lunak di bagian belakang tenggorokan untuk tetap terjaga dan tidak menghalangi saluran udara.

3. Narkolepsi

Ilustrasi
Ilustrasi (Tribunstyle.com)

Narkolepsi adalah kondisi neurologis yang menyebabkan seseorang tertidur secara tiba-tiba dan pada waktu yang tidak tepat.

Orang dengan narkolepsi biasanya mengalami kantuk yang ekstrem dan terus-menerus sepanjang hari.

Kebanyakan orang dengan kondisi ini juga akan memiliki satu atau lebih gejala berikut:

- Gangguan tidur

- Kelumpuhan tidur

- Sering Mengigau

Cara mengatasi nerkolepsi melibatkan obat stimulan yang membantu orang tersebut tetap terjaga.

Obat antidepresan dapat membantu mengontrol keseringan mengigau dan kelumpuhan saat tidur.

Selain itu disarankan untuk tidur siang beberapa kali sepanjang hari, karena ini dapat memperbaiki gejala narkolepsi.

Artikel Tips Kesehatan lainnya

(Tribunnews/Triyo)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved