Manfaat Alpukat

Bukannya Sehat, Konsumsi Alpukat untuk Penderita Ginjal Ternyata Bisa Berakibat Fatal

Namun tahukah Anda kalau ada beberapa jenis buah yang tidak baik bagi kesehatan, terutama pemilik penyakit tertentu.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Net
Alpukat 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Makan buah-buahan dianggap menyehatkan bagi tubuh.

Namun tahukah Anda kalau ada beberapa jenis buah yang tidak baik bagi kesehatan, terutama pemilik penyakit tertentu.

Buah yang tak baik dikonsumsi salah satunya adalah alpukat.

Padahal manfaat alpukat diklaim sebagai buah yang baik untuk tubuh, apalagi bagi para pelaku diet.

Tapi ternyata mengonsumsi manfaat alpukat bagi pemilik penyakit ginjal bisa berakibat fatal.

Dilansir dari Kompas.com Jumat (18/6/2021), ginjal merupakan salah satu organ tubuh yang memiliki tugas berat.

Selain menyaring darah, ginjal juga bertugas menjaga kadar air dalam tubuh.

Ginjal juga melepaskan hormon penghasil sel darah merah, menjaga kekuatan tulang, dan menjaga tekanan darah.

Ada jenis makanan yang diketahui baik untuk penyakit ginjal.

Namun, ada pula beberapa jenis makanan yang bisa merusak ginjal bila dikonsumsi secara berlebihan.

Baca juga: Bahaya ! Orang dengan Kriteria Ini Dilarang Makan Alpukat, Menyebabkan Iritasi hingga Kerusakan Hati

Baca juga: Cara Mengobati Jerawat Pakai Masker Alpukat, Gampang Dibuat di Rumah !

Berikut ini jenis makanan yang tidak baik untuk ginjal :

1. Kacang-kacangan

Jika Anda penderita batu ginjal, sebaiknya hindari kacang-kacangan.

Makanan ini memiliki kandungan mineral bernama oxalate, yang ditemukan pada banyak batu ginjal.

Jika Anda bukan merupakan penderita batu ginjal, waspadai makanan yang mengandung oxalate antara lain bayam, bit, keripik kentang, kentang goreng, dan bran flakes.

2. Alpukat

Salah satu buah yang kekinian dan kerap dimasukkan dalam menu diet ini memang menyehatkan.

Namun, alpukat memiliki kadar potassium yang tinggi.

Potasium bertugas untuk menjaga kadar air, elektrolit, serta tingkat keasaman (pH).

Ginjal memerlukan kadar potassium yang pas untuk bisa bekerja dengan baik.

Jika kadar potassium berlebihan, maka ginjal tidak akan berfungsi dengan baik.

Mengonsumsi alpukat dalam jumlah banyak bisa menyebabkan pusing, lemah, mati rasa, dan tekanan darah rendah.

Baca juga: Bahaya Makan Alpukat untuk Orang dengan Kriteria Ini, Menyebabkan Muntah hingga Penipisan Darah

Baca juga: Diet Alpukat 3 Hari Ini Bisa Turunkan Berat Badan 3 Kg Lho, Berani Coba ?

3. Kafein

Merupakan hal sulit jika Anda harus melewatkan, atau mengurangi minuman kafein terutama di pagi hari.

Namun, diketahui kafein dan soda sama-sama membahayakan terutama bila Anda memiliki penyakit pada ginjal.

Studi menyebutkan bahwa konsumsi kafein dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan sakit kronis pada ginjal, dan meningkatkan risiko batu ginjal.

Kafein bersifat deuretik, yang berefek pada kemampuan ginjal untuk menyerap air.

4. Produk susu

Produk susu termasuk yogurt dan keju memiliki kandungan kalsium yang berlimpah.

Ketika kandungan tersebut berlebihan, kalsium akan dikeluarkan lewat urin.

Inilah yang disebut menyebabkan batu ginjal.

Bagi Anda yang memiliki penyakit pada ginjal, alangkah baiknya untuk mengurangi produk yang mengandung susu.

5. Garam

Sodium bekerja sama dengan potassium untuk menjaga kadar air pada tubuh, yang merupakan fungsi dari ginjal.

Namun kebanyakan dari kita mengonsumsi sodium yang terlampau banyak.

Seperti kita ketahui, sodium ditemukan pada garam.

Terlalu banyak sodium membuat ginjal menghalau air yang seharusnya untuk mencairkan garam pada aliran darah.

Konsumsi garam yang terlalu banyak bisa meningkatkan tekanan darah, dan bisa merusak bagian nephrons pada ginjal.

Daging Daging mengandung protein yang cukup banyak.

Protein memiliki peranan penting dalam proses pertumbuhan.

Namun, protein hewani yang terlalu banyak diketahui dapat menyebabkan batu ginjal.

Oleh karena itulah, diet tinggi protein sangat tidak dianjurkan bagi mereka yang memiliki riwayat batu ginjal.

Baca juga: 5 Menu Diet Alpukat yang Enak dan Mudah Dibuat di Rumah, Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Baca juga: Manfaat Buah Alpukat untuk Ibu Hamil, Mencegah Bayi dari Gangguan Tulang

Orang yang Dilarang Makan Alpukat

Selain memiliki banyak manfaat bagi tubuh, ternyata alpukat juga berbahaya dikonsumsi oleh orang yang memiliki penyakit tertentu.

Efek yang ditimbulkan bisa jadi demam, muntah dan sebagainya.

Maka dari itu, kita sebaiknya memperhatikan apakah kondisi tubuh kita bisa mengonsumsi alpukat atau tidak.

Hal itu dilakukan agar manfaat alpukat bisa dirasakan maksimal oleh tubuh.

Alpukat diketahui mengandung banyak potasium, vitamin K, folat, vitamin C, vitamin B5, vitamin B6, dan vitamin E.

Buah satu ini juga diketahui kaya akan magnesium, mangan, tembaga, zat besi, seng, fosfor, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin B3.

Namun, rupanya tidak semua orang bisa mengonsumsi buah alpukat.

Ada beberapa kondisi seseorang yang tidak disarankan untuk mengonsumsinya karena efek samping yang dianggap bisa membahayakan.

Ini dia beberapa kriteria orang tersebut.

1. Hipersensitivitas

Orang yang menderita hipersensitivitas harus menghindari makan alpukat.

Mengonsumsinya dapat menyebabkan reaksi kulit, muntah, demam, bahkan asma.

2. Kerusakan hati

Beberapa jenis alpukat diketahui mengandung estragole dan anethole yang bisa merusak hati bila dikonsumsi berlebihan.

Seseorang dengan ganggun fungsi hati menjadi tidak disarankan mengonsumsi ini karena khawatir kondisinya akan lebih parah.

Baca juga: Diet Alpukat 3 Hari Ini Bisa Turunkan Berat Badan 3 Kg Lho, Berani Coba ?

Baca juga: 5 Menu Diet Alpukat yang Enak dan Mudah Dibuat di Rumah, Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

3. Sensitivitas terhadap lateks

Orang yang sensitif terhadap lateks pun harus menghindari kondisi alpukatkarena bisa menyebabkan reaksi alergi parah.

Hal ini karena alpukat karena meningkatkan tingkat antibodi IgE serum dalam tubuh yang dapat menyebabkan reaksi alergi tersebut.

4. Sedang mengonsumsi obat tertentu

Seseorang yang tengah mengonsumsi obat anti inflamasi sebaiknya tidak dulu mengonsumsi alpukat.

Alpukat diketahui bisa menurunkan efek obat tersebut dan menyebabkan penipisan darah.

5. Kolesterol sangat rendah

Selama ini memang banyak penelitian yang menyebutkan bahwa alpukat bisa menurunkan kadar kolesterol sehingga cukup direkomendasikan bagi penderita kolesterol tinggi.

Sebaliknya, alpukat tidak direkomendasikan bagi orang-orang dengan kadar kolesterol yang ekstrem rendah.

Dalam alpukat terdapat beta-sitosterol yang menyerap kolesterol yang diperlukan dari tubuh sehingga bisa sangat berbahaya bagi orang dengan status kolesterol sangat rendah.

6. Iritasi Gastrointestinal

Seseorang yang memiliki iritasi saluran pencernaan sangat tidak disarankan mengonsumsi alpukat hingga ia sembuh.

Iritasi akan menjadi lebih parah saat alpukat ini tetap dikonsumsi.

Bila termasuk kriteria orang-orang di atas sebaiknya hindari dulu mengonsumsi alpukat ya!

(TribunnewsBogor.com/Kompas.com).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved