Teror Virus Corona

Jangan Panik Jika Hasil Tes Covid-19 Positif, Ini Sederet Hal yang Harus Dilakukan

Ada beberapa hal yang harus dilakukan mereka yang positif selama isolasi mandiri seperti istirahat cukup, konsumsi multivitamin

Editor: khairunnisa
Gerd Altmann/Pixabay
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengingatkan tidak semua pasien Covid-19 harus ke rumah sakit untuk mendapat penanganan lanjut.

Pasien dengan gejala berat dan sedang yang berhak didahulukan untuk mendapatkan penanganan, baik isolasi maupun perawatan intensif di rumah sakit.

"Perlu manajemen yang baik terkait distribusi pasien Covid-19 yang tepat berdasarkan gejala sehingga keterisian tempat tidur di rumah sakit dapat terkendali," kata dia dalam keterangan yang dikutip pada Selasa (29/6/2021).

Menurut data global dari WHO, mayoritas pasien Covid-19 di dunia bergejala ringan hingga sedang dengan persentase sama, masing-masing 40 persen.

Lebih lanjut, Satgas menjelaskan sebaiknya isolasi dilakukan terpusat di lokasi-lokasi yang layak agar pelaksanaannya terpantau dengan baik.

Fasilitas isolasi terpusat dapat ikut serta membantu upaya pengendalian Covid-19 secara berjenjang dengan berinisiatif melakukan isolasi mandiri baik di rumah, tempat kos, hotel, atau apartemen.

Baca juga: Bupati Bogor Berlakukan WFH Perkantoran 75 Persen, Kantor yang Terpapar Covid-19 100 Persen

“Pemerintah mendukung upaya ini dengan catatan masyarakat berkomitmen menjalankan prosedur isolasi mandiri dengan baik di bawah pengawasan puskesmas yang merupakan bagian dari posko,”ujar Wiku.

Satgas kembali menekankan bahwa isolasi mandiri berbeda dengan karantina mandiri.

Karantina dilakukan oleh mereka yang sehat atau tidak memiliki gejala namun memiliki kontak erat dengan kasus positif atau baru saja melakukan aktivitas berisiko tinggi.

Sedangkan isolasi harus dilakukan mereka yang sudah jelas menunjukkan gejala serupa Covid-19 maupun orang positif Covid-19 berdasarkan hasil diagnostik.

Persiapan Isolasi Mandiri

Bagi masyarakat yang memutuskan melakukan isolasi mandiri maka harus melakukan persiapan dan mengikuti prosedur sesuai dengan pedoman yang dianjurkan seperti yang telah berstandar nasional dan mengacu kepada WHO.

Ada beberapa hal yang harus dilakukan mereka yang positif selama isolasi mandiri seperti istirahat cukup, konsumsi multivitamin, dan berolahraga.

Selain itu, untuk meminimalisir penularan kepada anggota keluarga lain, pastikan terdapat ruangan terpisah antara individu yang melakukan isolasi dengan penghuni lainnya sehingga dapat mengurangi peluang penularan.

Penting juga segera menghubungi tenaga kesehatan jika terjadi gejala memburuk.

Baca juga: Kabar Duka - Musisi Aria Baron Meninggal Dunia, Sempat Terpapar Covid-19

Satgas mengingatkan agar masyarakat tidak panik dan tidak buru-buru ke rumah sakit bila mendapati hasil tes PCR yang mereka lakukan positif.

Maksimalkan dahulu sumber daya masyarakat dengan upaya preventif optimal melalui posko.

“Bila rasio tenaga kesehatan untuk mengawasi jumlah masyarakat yang melakukan isolasi mandiri secara terpusat belum mencukupi, maka relawan kesehatan harus ditambah untuk memastikan pelayanan yang prima. Tindakan bijak kolektif ini dapat membantu mengurangi beban fasilitas kesehatan sekaligus tenaga kesehatan yang senantiasa mencurahkan tenaganya untuk menyelamatkan banyak nyawa,”ujar Wiku.

Update Kasus Covid-19 

Informasi terbaru penambahan kasus virus corona atau Covid-19 di Indonesia pada Selasa (29/6/2021).

Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia bertambah 20.467 pasien.

Data dari Peta Sebaran Covid-19 pada laman covid19.go.id/peta-sebaran, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia kini menjadi 2.156.465 pasien. 

Jumlah pasien yang sembuh hingga hari ini menjadi 1.869.606 di seluruh Indonesia.

Pada hari sebelumnya, total pasien yang sembuh yakni 1.859.961 orang.

Hal ini dikarenakan adanya penambahan pasien sembuh sebanyak 9.645 orang.

Kemudian, total ada 58.024 orang yang dinyatakan meninggal dunia hingga hari ini.

Sementara, data kemarin sebanyak 57.561 orang meninggal dunia.

Dengan demikian, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia dalam 24 jam sebanyak 463 orang.

Baca juga: Lahan TPU Pondok Rajeg Bogor Terancam Habis Kurang dari Setahun Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak

Penambahan kasus positif tersebut tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Provinsi DKI Jakarta masih memiliki jumlah kasus Covid-19 terbanyak.

Selanjutnya, disusul oleh Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur.

Informasi ini dapat terlihat dari data peta persebaran kasus pada tiap provinsi.

Update corona atau Covid-19 di Indonesia bisa di akses disini.

Ketua Umum IDI Sebut Virus Corona Varian Delta Menular 10 Kali Lebih Cepat

Dikutip dari tayangan Kompas Tv, Selasa (29/6/2021), Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M Faqih mengatakan tingkat penularan virus corona Varian Delta 10 kali lebih cepat.

Informasi itu disampaikan dalam webinar Solidaritas Melawan Pandemi, Sabtu (26/6/2021).

Baca juga: Simak Cara Lihat dan Unduh Sertifikat Vaksinasi Covid-19, Cuma Pakai HP atau Ponsel

"Karakteristik virusnya luar biasa, mutasinya cepat."

"Sekali mutasi ini akan menimbulkan strain baru yang lebih cepat menularkan."

"Bahkan, mungkin yang Delta ini 10 kali lipat kecepatannya," jelas Ketum PB IDI ini.

Oleh karena itu, tidak heran jika lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia dalam waktu terakhir telah menembus angka 20 ribu per hari.

"Kalau kita melihat kondisi terakhir, penularan dua hari yang lalu sudah tembus 20 ribu, meskipun kemarin sempat sedikit turun."

"Artinya, kejadian lonjakan kali ini sangat tinggi mengalahkan lonjakan waktu sebelumnya," ujar Daeng, dikutip dari YouTube Kompas TV, Selasa (28/6/2021).

Daeng menambahkan, lonjakan kasus Covid-19 pada awal 2021 lalu sudah cukup tinggi.

Untuk diketahui, Indonesia pernah mengalami empat lonjakan sebelumnya.

"Kita sudah pernah mengalami empat lonjakan sebelumnya."

"Terakhir di awal tahun, itu lonjakannya cukup tinggi," ungkap Daeng.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKING NEWS Update Corona Indonesia 29 Juni 2021: Tambah 20.467 Kasus, Total 2.156.465 Positif

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hasil Tes Positif Covid-19? Jangan Panik, Ini Hal yang Harus Dilakukan, https://www.tribunnews.com/corona/2021/06/29/hasil-tes-positif-covid-19-jangan-panik-ini-hal-yang-harus-dilakukan?page=all.
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hasanudin Aco

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved