Dirayu Muncikari Kerja Gaji Tinggi, Gadis Muda Malah Dipaksa Layani 8 Pria Sehari, Segini Bayarannya

kasus prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur ini berawal dari tersangka yang merayu korban akan berjualan es di Bali.

Penulis: Uyun | Editor: Damanhuri
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi - Dirayu muncikari kerja gaji tinggi, gadis muda malah dipaksa layani 8 pria sehari 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Bisa bekerja di Bali yang merupakan tempat pariwisata terkenal adalah impian dari gadis ABG berinisial F (15).

Awalnya, gadis ABG asal Lumajang itu diiming-imingi akan dipekerjakan di Kota Denpasar, Bali, dengan gaji tinggi.

Sosok yang mengiming-imingi gadis muda itu adalah KH (28), janda yang juga berasal dari Lumajang.

Ternyata, KH itu sebenarnya adalah seorang muncikari yang menggaet wanita-wanita muda untuk dijadikan seorang wanita penghibur.

Menurut Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra, kasus prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur ini berawal dari tersangka yang merayu korban akan berjualan es di Bali.

Modus tersangka itu dilontarkan pada korban sekira bulan Juli 2021.

Bujuk rayu tersangka untuk berhasil menjerat F, lantaran gadis muda itu putus sekolah dan cuma lulusan SD.

Tersangka juga mengajak kerabat F lainnya, yang berinisial ST (33).

Baca juga: Modus Akan Dinikahi, Gadis Ini Pasrah 10 Kali Dirudapaksa, Sang Ibu Syok Lihat Putrinya Tak Berdaya

Setibanya di Denpasar, F dan ST pun tak kunjung dapat kerja.

Dua minggu nasib keduanya tak jelas di Kota Denpasar, tersangka lalu merayu mereka agar mau bekerja sebagai PSK.

Korban awalnya menolak keras, namun karena terdesak akhirnya mau diajak pelaku jadi PSK.

Di Denpasar, KH mulai melakukan protitusi online dengan menjajakkan korban kepada pra pria hidung belang melalui aplikasi MiChat.

Praktik prostitusi lewat aplikasi MiChat dipasang tarif Rp 250-500 ribu per sekali main.

FOLLOW:

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved