Breaking News:

UMK Bogor 2022 Masih Simpang Siur, Simak Lagi UMK Bogor 2021 dan Perbandingannya 5 Tahun Terakhir

Sambil menunggu keputusan pemerintah soal ketetapan UMK Bogor 2022 secara resmi, simak lagi UMK Bogor 5 tahun terakhir.

Penulis: tsaniyah faidah | Editor: Tsaniyah Faidah
Dok. Shutterstock
UMK Bogor 5 tahun terakhir dan perbandingannya dengan Depok dan Bekasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Beberapa waktu lalu, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa UMK Bogor 2022 tidak naik.

Hal ini, katanya, sudah disepakati Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor yang terdiri dari serikat pekerja dan organisasi pengusaha.

Menurut Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor, perhitungan UMK tahun 2021 sudah lebih, yakni berkisar Rp 4,2 juta.

Angka itu dinilai sudah cukup tinggi di atas UMK Kota Bogor yang senilai Rp 4,1 juta.

“Yang jelas tak ada kenaikan untuk UMK di Kabupaten Bogor,” jelas Ade Yasin.

Kendati Ade Yasin sudah menegaskan tak ada kenaikan UMK, Pemkab Bogor belum menggelar rapat pleno membahas kenaikan UMK tahun 2022.

Rencananya, penetapan secara resmi akan diumumkan tanggal 25 November 2021, seperti tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 sebagai turunan dari UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020.

Baca juga: Bupati Ungkap Alasan UMK Bogor 2021 Tak Naik, Sebut Lebih Tinggi dari Kota Bogor, Segini Besarannya

Ramainya pernyataan Ade Yasin itu membuat sejumlah perwakilan pekerja/buruh Bogor yang tergabung dalam Lembaga Kerjasama Tripartit (LKS) dan Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) beserta perwakilan anggota serikat pekerja mendatangi Kantor Disnaker Kabupaten Bogor untuk minta klarifikasi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari mengaku tak tahu menahu perihal pemberitaan tersebut.

Disnaker Pemkab Bogor justru merekomendasikan UMK Bogor 2022 mendatang naik 7,2% menjadi Rp 4.520.844.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved