Info Kesehatan

Hasil Tes Covid-19 Bisa Berbeda-beda dalam Sehari, Ternyata Ini Penyebabnya Menurut Ahli

Tes antigen Covid-19 adalah metode pemeriksaan untuk mendeteksi ada tidaknya protein spesifik dari virus SARS-CoV-2 yang merupakan penyebab dari Covid

Editor: khairunnisa
Gerd Altmann/Pixabay
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Belum lama ini aktris Atiqah Hasiholan membagikan pengalamannya yang mendapat hasil tes Covid-19 berbeda pada hari yang sama.

Tes itu ia lakukan di tiga tempat berbeda.

Aktris pemeran film “Mantan Manten” itu membagikan pengalamannya tersebut melalui unggahan Instagram Stories miliknya.

Ia menyebut tiga kali tes Covid-19 yang dilakukan dalam waktu sehari, hasilnya tidak sama persis, yakni hasil tes PCR pertama positif, kemudian tes antigen negatif, lalu terakhir tes PCR kedua, hasilnya juga negatif.

Hasil tes Covid berbeda-beda hanya dalam sehari ini kemudian menimbulkan pertanyaan.

Mengapa tes swab Covid-19 baik itu PCR maupun antigen hasilnya bisa berbeda-beda walaupun dilakukan dalam satu hari yang sama?

Baca juga: Daftar Makanan yang Cepat Sembuhkan Pasien Covid-19 Saat Isolasi Mandiri, Simak Ulasannya

Apa itu tes antigen dan PCR?

Saat ini untuk mengetahui apakah kita positif terpapar Covid-19 adalah dengan melakukan tes antigen dan PCR.

Tes antigen Covid-19 adalah metode pemeriksaan untuk mendeteksi ada tidaknya protein spesifik dari virus SARS-CoV-2 yang merupakan penyebab dari Covid-19.

Sedangkan tes Covid-19 PCR adalah metode pemeriksaan virus SARS CoV-2 dengan mendeteksi material genetik (DNA) virus.

Keduanya sama-sama dilakukan dengan menggunakan teknik usap atau swab, caranya dengan mengambil cairan tubuh yang paling banyak mengandung virus, yakni menggunakan alat usap melalui hidung atau tenggorokan.

Dibandingkan tes antigen, tes PCR hingga kini masih digunakan sebagai acuan akurat atau standar emas untuk pemeriksaan Covid-19.

Penyebab tes Covid-19 bisa berbeda-beda dalam sehari

Terkait penyebab hasil tes Covid-19 bisa berbeda dalam sehari ini, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Tjandra Yoga Aditama memberi penjelasan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved