'Kalau Ga Kerja, Anak Saya Makan Apa?' Curhat PSK Hamil 7 Bulan yang Terjaring Razia Satpol PP

Satpol PP dibuat bingung dengan peristiwa yang terjadi, Rabu (20/4/2022) malam.

Editor: Yudistira Wanne
Ist
Ilustrasi - PSK 

"Kami kirim ke Solo biar tidak balik ke jalan lagi."

"Disana kan diberi pembinaan, ada pelatihan juga," ujarnya.

Seorang PSK, Mawar (bukan nama sebenarnya), mengaku melakoni pekerjaan sebagai PSK karena tuntutan ekonomi.

Dia bekerja sebagai PSK hampir satu tahun namun sempat berhenti. Kemudian, ia kembali menjual diri karena himpitan ekonomi di tengah pandemi.

"Selama corona kan tidak ke puskesmas ataupun RS."

"Jadi, saya minum pil, kebobolan."

"Setelah saya tahu saya hamil, saya memutuskan bekerja lagi," terangnya.

Baca juga: Lagi Hamil 7 Bulan, Wanita di Semarang Jadi PSK, Himpitan Ekonomi dan Suami Nganggur Jadi Alasan

Menurutnya, suami sempat tidak mengizinkan dirinya bekerja.

Namun karena kondisi ekonomi ditambah suaminya juga sedang tidak bekerja akhirnya memutuskan untuk kembali menjual diri.

"Kalau saya tidak kerja anak saya makan apa, apalagi saya posisi mengandung tujuh bulan."

"Suami tidak kerja. Kerja jualan di jalanan juga diusir," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved