Polisi Tembak Polisi

Terungkap Brigadir RR Bukan Otak Pembunuhan Brigadir J, Susno Duadji: Bisa Dilihat dari Pangkatnya

Kabareskrim Tahun 2008-2009, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji menduga bahwa Brigadir RR bukan otak dari pembunuhan terhadap Brigadir J.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Soewidia Henaldi
Kolase Ist/Youtube tvOneNews
Kabareskrim Tahun 2008-2009, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji menduga bahwa Brigadir RR bukan otak dari pembunuhan terhadap Brigadir J. (Youtube tvOneNews) 

Ia pun mengatakan bahwa keterangan dari Bharada E dan Brigadir RR ini bisa didalami lagi, yang nantinya akan mengarah pada otak pembunuhan.

Bharada E disuruk tembak disniding rumah Ferdy Sambo usai brigadir J tewas
Bharada E diperintah tembak dinding rumah Ferdy Sambo usai Brigadir J tewas (kolase TribunBogor/ist)

"Perkembangan terakhir yang membuat kasus ini bergerak cepat kan adalah perubahan pengakuan dari Bharada E yang disampaikan melalui kuasa hukumnya yang baru. Dari sana menurut saya, maupun dari Bharada E, bisa didalami keterangan-keterangan sebagai keterangan saksi yang adalah salah satu alat bukti. Dan juga keterangan Brigadir R yang baru ditangkap, apakah ada peran (Ferdy Sambo) di sana, itu dikembalikan pada timsus," bebernya.

Ia pun menyinggung soal isu yang berkembang di luaran sana, bahwa Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J.

"Karena ada pernyataan yang dilansir, walaupun ini belum terkonfirmasi, karena ini adalah hasil penyidikan tertutup, ada saksi yaitu Bharada E, melihat Pak FS memegang pistol. Itu harus didalami," tandasnya.(*).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved