Breaking News

Viral! Sebut Ambulans Disembunyikan, Keluarga Pasien Ngamuk di RSUD Leuwiliang, Begini Respon RS

Beredar sebuah video yang menunjukan keluarga pasien mengamuk di lobi Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
Istimewa
Momen keluarga pasien mengamuk di lobi IGD RSUD Leuwiliang karena mengaku tidak mendapat pelayanan ambulans (istimewa) 

Dokter menjelaskan prosedur rujukan antar Rumah Sakit harus melalui Sistem Pelayanan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) sehingga rumah sakit yang akan menjadi tempat rujukan, mengetahui kondisi dan kebutuhan pasien.

Setelah Rumah Sakit yang dituju siap menerima pasien, maka pasien akan diantar menggunakan ambulance rumah sakit dengan didampingi oleh tenaga kesehatan dari RSUD Leuwiliang

"Tetapi setelah dijelaskan, keluarga pasien tetap akan membawa pasien memakai kendaraan sendiri," katanya.

Dokter melakukan edukasi ulang terkait prosedur SPGDT beberapa kali untuk menjaga agar kondisi pasien tetap stabil. 

"Suami dan keluarga tetap menolak menggunakan SPGDT dan tetap akan menggunakan kendaraan sendiri, dan ternyata petugas rumah sakit melihat telah ada kendaraan yang menjemput pasien tersebut," tandasnya.

Sementara itu, jajaran managemen RSUD Leuwiliang belum memberikan keterangan terkait pernyataan unggahan di media sosial yang mengatakan bahwa ambulans rumah sakit disembunyikan.

"Sementara (keterangan) yang dirilis dulu aja," ujar Humas RSUD Leuwiliang, Amir kepada wartawan di lokasi, Sabtu (11/11/2023).

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved