Terungkap Keberadaan Anak Saat Polwan Bakar Polisi di Mojokerto, Bayi Kembar 4 Bulan, Sempat Diancam

Akhirnya Terungkap Keberadaan Anak Saat Polwan Bakar Polisi di Mojokerto, Bayi Kembar Usia 4 Bulan, Sempat Diancam Pelaku

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
Ist
Keberadaan Anak Saat Polwan Bakar Polisi di Mojokerto 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Terjawab sudah keberadaan tiga anak saat polwan bakar polisi di Mojokerto, Jawa Timur.

Suami istri polwan dan polisi ini memiliki 3 orang anak.

Malahan polwan yang kini menjadi tersangka, ternyata baru 4 bulan lalu melahirkan anak kembar.

Briptu FN gelap mata sampai nekat membakar suaminya yang juga anggota polisi, Briptu RDW.

Akibat tindakan FN, RDW meninggal dunia pada Minggu (9/8/2024) di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto menerangkan berdasar pengakuan FN, polwan merasa jengkel hingga membakar polisi di Mojokerto.

"Ini baru pertama kali, karena saking jengkelnya," katanya.

Ia menerangkan Briptu FN dan Briptu RDW memiliki tiga orang anak yang masih kecil.

Anak pertama FN masih berusia 2 tahun.

"Pertama dua tahun, kedua ini 4 bulan. Ini kan makin banyak membutuhkan biaya," kata Kombes Dirmanto.

Namun bukannya bekerja keras untuk memenuhi semua kebutuhan anak, Briptu RDW malah menghabiskan uang gaji ke-13 untuk main judi online.

"Sering menghabiskan uang belanja yang harusnya dipakai untuk membiayai hidup ke 3 anaknya dipakai untuk main judi online, ini temuan sementara kami," kata Dirmanto.

"Kejengkelan iti yang membuat FN akhirnya khilaf," tambahnya.

Kombes Dirmanto menerangkan bahwa saat polwan bakar polisi di Mojokerto, tiga anak ini tak berada di rumah, Kompleks Asrama Polres Mojokerto.

"Saat kejadian anaknya sedang diasuh babysitter atau ART yang ada di sana, tidak di rumah, sedang dibawa keluar," katanya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved