Perampokan di Cimayang Bogor

Tak Segarang saat Beraksi, Otak Perampokan di Pamijahan Bogor Menyesal Sampai Hampir Nangis

Komplotan perampok menjalankan aksinya dengan sadis di salah satu rumah di wilayah Kampung Cimayangsari, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Pelaku perampokan di Kampung Cimayangsari, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor berhasil diringkus polisi, Senin (23/9/2024). (Muamarrudin Irfani) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PAMIJAHAN - Komplotan perampok menjalankan aksinya dengan sadis di salah satu rumah di wilayah Kampung Cimayangsari, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Bagaimana tidak, para pelaku menganiaya korbannya yang merupakan kepala keluarga bernama Haris (26) hingga tewas.

Para pelaku juga menganiaya istri korban bernama Resti (27), mertuanya bernama Nining (55), dan anaknya berinisial A (10) hingga luka-luka.

Keempat pelaku kini telah berhasil diamankan yakni D (30), S (29), C (48), dan O (26) di wilayah Kecamatan Cibungbulang dan Pandeglang Banten.

Aksi perampokan sadis ini didalangi oleh D yang diamankan oleh polisi bersama S pada Sabtu (21/9/2024) di luar wilayah Bogor.

D yang menggadaikan kendaraan roda empat Cayla kepada korbannya itu mengaku baru mengenal Haris sejak lima bulan lalu.

Meski memiliki keterbatasan fisik menjadi penyandang disabilitas karena kaki kananya putus akibat kecelakaan, namun D sangat beringas dalam menjalankan aksinya.

Alasannya melakukannya aksi keji ini dikarenakan ingin menguasai harta benda milik korban dengan membawa kabur mobil Xpander dan perhiasan.

"Karena mau menjual mobil korban, untuk dibagi-bagi, sama rata," ujarnya kepada wartawan, Senin (23/9/2024).

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman paling berat pidana mati atau penjara seumur hidup.

Dengan mata berkaca-kaca, D mengaku menyesali perbuatannya dan merasa iba dengan keluarga korban.

Hal itu disampaikannya saat konferensi pers di Mapolres Bogor.

"Menyesal. Buat keluarga korban, mohon maaf sebesar-besarnya atas kesalahan saya sendiri, sekali lagi mohon maaf sebesar-besarnya, kami menyesal," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, kejadian nahas dialami oleh satu keluarga yang tinggal di Kampung Cimayangsari, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved