Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran 2025, KADIN Kota Bogor : Pengusaha Harus Dinamis

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bogor meminta pengusaha adaptif menyikapi efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah.

Tayang:
Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya
MARYATI DONA - Ketua KADIN Kota Bogor Maryati Dona Hasanah saat berbicara mengenai efisiensi anggaran pemerintah. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bogor meminta pengusaha adaptif menyikapi efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah.

Ketua KADIN Kota Bogor Maryati Dona Hasanah mengatakan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD 2025 akan sangat berdampak pada pengusaha.

"Terkait Inpres walaupun belum terasa secara pelaku usaha pasti ada dmapak ke depannya. Contoh kemarin dengan efisiensi anggaran, pemotongan seminar tentu sudah bermunculan dari PHRI mereka sudah berpikir akan ada penurunan dampak Inpres ini," katanya.

Ia berharap Pemerintah Pusat juga memberi solusi untuk pengusaha dalam menyikapi Inpres tersebut.

"Kebijakan nasional mudah-mudahan isu yang berkembang juga pusat akan segera menyikapinya, lebih meyeleraskan lagi point-point apa saja yang bisa dan tidak bisa dijalani," katanya.

Hingga kini KADIN Kota Bogor belum mendiskusikan secara resmi terkait langkah yang akan diambil dalam menyikapi efisiensi anggaran pemerintah.

"Belum ada pertemuan secara khusus dengan pelaku usaha," kata Dona.

Dia menekankan pelaku usaha harus bersikap dinamis agar bisa sejalan dengan kebijakan-kebijakan yang dibuat pemerintah.

"Pengusaha harus dinamis, cepat bertransformasi dengan yang dibutuhkan saat ini. Pelaku usaha menyesuaikan dengan kebutuhan pemerintah saat ini. Butuh pemahaman terhadap pelaku usaha agar segera berimprovisasi." katanya.

Sektor paling berdampak yakni hotel dan restoran karena efisiensi anggaran perjalan dinas dipangkas hingga 50 persen.

Imbasnya menurut Dona akan sangat terasa pada menurunnya pemasukan hingga menimbulkan PHK pegawai.

Maka dari itu ia berharap Wali Kota Bogor Dedie Rachim dapat bijaksana dalam merumuskan efisiensi anggaran di Pemkot Bogor.

KADIN Kota Bogor juga berharap bisa dilibatkan dan mendapat sosialisasi agar dapat memberi masukan pada Pemkot Bogor.

"Kami selaku pengusaha berharap pada Wali Kota Bogor Dedie Rachim untuk selektif dalam proses menyusun efisiensi. Harapan kami libatkan, sosialisasikan terkait rencana efisiensi yang akan berdampak luas pada masyarakat. Libatkan kami terkait mana yang diefisiensikan agar kami bisa memberi masukan dan berkontribusi pada Pemkot Bogor, " katanya.

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp :

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved