JANGGAL Pengakuan Mulyana Soal Alasan Mutilasi Pacar Karena Hamil, Hasil Autopsi Korban Mengejutkan

Pengakuan pemuda bernama Mulyana yang membunuh dan memutilasi pacarnya karena hamil disebut janggal. Hasil autopsi korban bongkar fakta sebenarnya.

Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
kolase Youtube channel tv one news dan Tribunnews
PRIA MUTILASI PACAR: Tangkapan layar sosok Mulyana pemuda asal Serang yang jadi pelaku pembunuhan. Pengakuan pemuda bernama Mulyana yang membunuh dan memutilasi pacarnya karena hamil disebut janggal. Hasil autopsi korban bongkar fakta sebenarnya, disadur pada Selasa (22/4/2025). 

Diungkap Jama'in, ia tidak percaya jika SA hamil karena selama ini korban dikenal sosok yang baik.

"Menurut saya (korban) anak baik-baik, enggak aneh-aneh, tahu persis, (korban) rajin," pungkas Jama'in sembari menangis.

Setali tiga uang dengan Jama'in, sepupu korban juga mengurai hal serupa.

Sepupu korban, Rukiyah tak yakin jika SA tengah mengandung.

Sebab kata Rukiyah, korban sudah lama tidak bertemu dengan pelaku meskipun berstatus pacaran.

"Pembunuhan alasannya karena hamil, saya sebagai keluarga tidak terima. Korban tuh baru ketemu sama si cowok baru satu kali ini. Udah lama enggak ketemu-ketemu kan," imbuh Rukiyah.

Lagipula diungkap Rukiyah, korban selalu bersama dengannya tiap kali pergi ke suatu tempat ataupun bertemu pelaku.

Selama ini diketahui Rukiyah, korban kerap di rumah saja tidak ke mana-mana.

"Korban itu rajin ngaji, baik, enggak pernah ke mana-mana. Selalu di rumah. Ke mana-mana sama saya juga," ujar Rukiyah.

PRIA MUTILASI PACAR: Tangkapan layar sosok pemuda asal Serang (kiri) yang ditangkap usai memutilasi pacar. Warga membongkar keseharian pelaku. Ternyata pelaku pernah viral masuk program televisi di tahun 2016 lalu yakni Orang Pinggiran (kanan), disadur pada Senin (21/4/2025).
PRIA MUTILASI PACAR: Tangkapan layar sosok pemuda asal Serang (kiri) yang ditangkap usai memutilasi pacar. Warga membongkar keseharian pelaku. Ternyata pelaku pernah viral masuk program televisi di tahun 2016 lalu yakni Orang Pinggiran (kanan), disadur pada Senin (21/4/2025). (kolase Tribunnews dan Youtube Trans 7)

Namun memang kata Rukiyah, sempat ada pesan aneh yang diucap korban sebelum meninggal dunia.

Yakni korban ragu apakah bisa merayakan lebaran Idul Fitri 2025 atau tidak.

"Bulan puasa juga dia masih main kan. Dia bilang kayak gini 'lebaran bisa ikut idul fitri enggak ya'," ucap Rukiyah.

Atas perbuatan pelaku, keluarga minta agar Mulyana dihukum berat.

"Sesuai aturan hukum yang berlaku, mohon dihukum seadil-adilnya. Kami tidak terima, mohon dihukum seberat-beratnya, kalau bisa nyawa bayar nyawa lah," pinta Jama'in.

Hasil autopsi

Ada perbedaan antaran pengakuan pelaku dan asumsi keluarga korban, soal kehamilan SA akhirnya terkuak melalui hasil autopsi.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved