Skakmat Pelapor KDM, Guru di Finlandia Ungkap Fakta: Terimakasih Pak Dedi Sudah Bawa Sistem di Sini

Warga Negara Indonesia (WNI) yang jadi guru TK di Finlandia, Diana, mengungkap sistem pendidikan di negara tersebut.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Kolase TikTok @diananjs dan Youtube TV One
PROGRAM SISWA MASUK BARAK MILITER - Skakmat Pelapor KDM, Guru di Finlandia Ungkap Fakta: Terimakasih Pak Dedi Sudah Bawa Sistem di Sini 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Warga Negara Indonesia (WNI) yang jadi guru TK di Finlandia, Diana, mengungkap sistem pendidikan di negara tersebut.

Hal itu menjawab pernyataan Adhel Setiawan, wali murid yang melaporkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ke Komnas HAM.

Pada talk show di TV One beberapa waktu lalu, Adhel mengatakan kalau negara maju di dunia tidak ada yang mendidik anak secara militer.

Bahkan ia memberikan contoh sistem pendidikan di Finlandia.

"Negara-negara maju, yang pendidikannya maju nih, Finlandia dan lain sebagainya, gak ada satu pun menggunakan instrumen militer," kata Adhel Setiawan saat berdebat dengan wali murid pendukung KDM.

Ia juga mengatakan kalau Dedi Mulyadi tidak paham dengan falsafah pendidikan.

"Ini Dedi Mulyadi gak paham falsafah. Jangankan ibu ini, Dedi Mulyadi saja tidak paham falsafah. Jadi saya nggak perlu mendebat ibu ini. Jadi kalau pendapat ibu ini begini begini, ya wajar-wajar saja," ucapnya lagi.

Menanggapi hal itu, Diana yang tinggal di Finlandia pun akhirnya buka suara.

Diana membenarkan bahwa Finlandia merupakan negara dengan pendidikan terbaik nomor satu di dunia.

Ia pun membantah apa yang disampaikan oleh Adhel Setiawan yang mengatakan kalau anak nakal di Finlandia tidak dikirim ke barak militer.

"Pertanyaan saya, bapak tahu dari mana? Apakah bapak sudah melakukan survei? Apakag bapak sudah negecek di Finlandia itu seperti apa mengurusi anak-anak nakal?," kata Diana di akun Tiktoknya, @Diananjs.

Diana menjelaskan kalau dirinya merupakan guru TK Finlandia.

Tak hanya itu, tempat Diana mengajar juga ternyata satu gedung dengan sekolah khusus untuk anak-anak nakal di Finlandia.

"Mungkin namanya berbeda, bukan barak militer, tapi di sini namanya family center, ada Bahasa Finlandia-nya sendiri," jelas Diana.

Menurut Diana, Family Center ini sistem pendidikannya kurang lebih sama dengan program barak militer yang dibuat oleh Dedi Mulyadi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved