Teror Virus Corona
Curhat Suami Petugas yang Tes Swab Pasien Covid-19, Tugasnya Analisis Darah : Jasamu Abadi Istriku
Curhat Suami Petugas Medis yang Tes Swab Pasien Covid-19, Tugasnya cek darah orang yang suspect : Jasamu Abadi Istriku
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Vivi Febrianti
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Suami petugas medis yang tangani pasien positif Covid-19 menulis curahan hatinya.
Curhatannya menjadi viral di media sosial.
Betapa tidak, sejak ditulis pada 22 Maret 2020 hingga hari ini, cuitan tersebut sudah 24 ribu kali diretweet.
Ditambah lagi, postingan tersebut sudah mendapat 2.500 like dari netizen.
Pada postingan tersebut juga disertakan foto.
• Ikut Seminar yang Diduga Jadi Lokasi Penyebaran Corona, 7 Warga Bogor Negatif Covid-19\
• Nagita Slavina Bagikan Tips Berjemur untuk Wanita yang Takut Matahari, Catat Waktu Terbaiknya
Terlihat seorang petugas mengenakan alat pelindung diri ( APD ).
Sambil berdiri, petugas tersebut mengacungkan jempolnya ke arah kamera.
Akun Twitter @braddamamad mengaku bahwa petugas yang ada di foto tersebut adalah istrinya.
Menurut akun @braddamamad, istrinya merupakana analis kesehatan laboratorium.
"Ini istri gue, iya dia analis kesehatan laboratorium," tulisnya.
Akun ini menceritakan, di saat masyarakat banyak #dirumahaja, istrinya bekerja menjadi garda terdepan dalam menghadapi Covid-19.
• Syuting saat Wabah Corona, Ria Ricis Diamuk Tetangga, Didiet Maulana Semprot: Pikirkan Nyawa Orang !
• Rapid Test Corona Bogor Batal Digelar di Stadion Pakansari, Ini Alasannya
Betapa tidak, wanita ini bertugas memeriksa sample darah pasien Covid-19.
"Disaat orang2 #dirumahaja dia ada di garda terdepan untuk swab pasien PDP ataupun suspect covid-19 atau penyakit menular lainnya,
sample demi sample darah ia kerjakan dgn teliti sampai hasil itu keluar.
Jasamu abadi istriku," tulisnya.
• Mahfud MD Sebut TNI, Polri & Satpol PP Akan Bubarkan Kerumunan yang Membahayakan saat Corona Merebak
• Masih Nekat Gelar Resepsi Nikah atau Nongkrong saat Wabah Corona, Polisi Ancam 1 Tahun Penjara
• Corona Merebak, Srikandi Satpol PP Kota Bogor Turun ke Jalan Imbau Warga Jaga Jarak
• Rapid Test Corona, Ini Kriteria Warga yang Bisa Jalani Tes Massal Covid-19 di Jawa Barat.
• Update Data Pandemi Virus Corona di Kota Bogor, Jumlah ODP Bertambah 40
Akun @braddamamad kembali menceritakan bahwa tak hanya istrinya yang bertugas di garda terdepan menghadapi Covid-19.
Selain itu, kakak dan kakak iparnya juga merupakan petugas medis.
"Keluarga besar adalah keluarga analis kesehatan, istri, kakak, kakak ipar.
Semua ada di garda terdepan.
Sehat2 untuk kalian, Allah bersama kita #dirumahaja," tulisnya.
• UPDATE Penambahan Pasien Virus Corona Indonesia Paling Banyak di Jakarta, Ini Rincian Lengkapnya
• Tes Virus Corona atau Covid-19 Bisa Dilakukan Via Online di Aplikasi Ini, Begini Caranya !
Petugas Medis Pakai Jas Hujan
Melansir Kompas.com, Tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) dalam penanganan virus corona.
Direktur RSUD Lakipadada Tana Toraja, dr Safari D Mangopo mengatakan, pihaknya terpaksa membuat sendiri APD tersebut.
“Kami memang kekurangan APD seperti pakaian pelindung, masker, disinfektan, dan lainnya. Beberapa di antaranya yang digunakan saat ini hanya dibuat sendiri oleh tim medis,” kata Safari saat dikonfirmasi, Sabtu (21/03/2020).
• PB IDI Umumkan 7 Dokter Meninggal Dalam Menghadapi Pandemi Virus Corona di Indonesia

Safari mengatakan, APD yang dibuat, misalnya masker dari kain dilengkapi tali, mantel hujan dari plastik, serta sepatu boots, serta pelindung wajah yang terbut dari karet tebal.
Semua APB yang dibuat sendiri sesuai dengan standar.
"Masker yang kami buat ada pori-pori kecil yang tentunya aman bagi tenaga medis, juga jas hujan dan alat pelindung wajah, semua aman untuk digunakan," ucap Safari.
Selain APD, disinfektan di rumah sakit juga semakin menipis sejak beberapa terakhir, bahkan terpaksa harus diolah sendiri.
“Selain alat pelindung diri, cairan disinfektan juga sudah mau habis dan sangat susah untuk mendapatkannya. Jalan satu-satunya adalah dibuat sendiri oleh pihak kami di RSUD Lakipadada,” ujar Safari.
RSUD Lakipadada Tana Toraja merupakan rumah sakit rujukan penanganan kasus corona untuk wilayah utara Sulawesi Selatan.