Breaking News

Info Kesehatan

Bahaya Main Ponsel di Malam Hari dan di Tempat Gelap, Awas Kesuburan dan Sperma Akan Terganggu

baik laki-laki maupun perempuan akan asyik dengan main ponsel di malam hari.

Tayang:
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Shutterstock
ilustrasi begadang main ponsel di malam hari 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Malam hari biasanya menjadi waktu favorit orang-orang untuk bersantai memegang ponsel mereka.

Orang-orang lebih leluasa main ponsel di malam hari dibanding pagi atau siang hari yang sudah banyak diisi dengan berbagai aktivitas dan pekerjaan.

Entah memainkan media sosial atau mengobrol dengan orang-orang terdekat, baik laki-laki maupun perempuan akan asyik dengan main ponsel di malam hari.

Namun, hati-hati bagi para pria yang sering melakukan kebiasaan tersebut.

Meski malam hari terasa tepat untuk mencurahkan perhatian pada ponsel, ternyata hal ini dapat menimbulkan bahaya.

Buat Pria, Jangan Simpan HP di Saku Celana, Bisa Ganggu Kesuburan hingga Sperma Rusak

Bahaya Merokok, Bisa Merusak Sperma dan Ganggu Kesuburan, Ini Hasil Penelitiannya

Melansir Daily Mail (29/8/2020), para ilmuwan menemukan paparan yang lebih besar pada perangkat pemancar cahaya di malam hari dan setelah waktu tidur dikaitkan dengan kualitas sperma yang buruk.

Maka, pria harus berpikir dua kali sebelum meraih ponsel mereka di malam hari.

Pemimpin studi Dr Amit Green, dari Sleep and Fatigue Institute di Assuta Medical Center di Tel Aviv, Israel, mengatakan: 'Penggunaan smartphone dan tablet di malam hari dan setelah waktu tidur berkorelasi dengan penurunan kualitas sperma'.

Selain itu, penggunaan smartphone di malam hari, penggunaan tablet setelah waktu tidur dan penggunaan televisi di malam hari juga berkorelasi dengan penurunan konsentrasi sperma.

Penelitian ini merupakan studi pertama yang melaporkan jenis korelasi antara kualitas sperma dan waktu paparan cahaya panjang gelombang pendek yang dipancarkan dari media digital.

Media digital yang dimaksud terutama smartphone dan tablet, pada malam hari dan setelah waktu tidur.

Ciri-ciri Sperma Subur dan Sehat, Perhatikan Jumlah Air Mani yang Keluar

Para peneliti memperoleh sampel air mani dari 116 pria berusia antara 21 dan 59 tahun yang sedang menjalani evaluasi kesuburan.

Para partisipan mengisi kuesioner tentang kebiasaan tidur mereka dan penggunaan perangkat elektronik.

Studi ini juga menemukan hubungan antara durasi tidur yang lebih lama dan jumlah sperma yang lebih tinggi dan motilitas progresif yang lebih besar.

Sebaliknya, rasa kantuk yang lebih besar dikaitkan dengan kualitas sperma yang lebih buruk.

Penemuan ini dipublikasikan di jurnal Sleep.

Ini Cara Melacak Ponsel Samsung yang Hilang Meski sedang Offline

Sumber: Intisari
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved