Breaking News:

Prostitusi Online di Bogor

UPDATE Kasus Prostitusi di Apartemen Kota Bogor, Polisi Akan Panggil Pengelola

Kasus prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur di apartmen di Kota Bogor berhasil dihentikan

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhony Erwanto saat memperlihatkan pelaku TP, Senin (12/4/2021) di Mapolresta Bogor Kota. 

Tak hanya itu DAP juga menggandeng wanita-wanita yang memang sudah berprofesi sebagai PSK.

"Ada sebagian yang memang sudah tau akan dijanjikan untuk mendapatkan uang tambahan, ada yang memang pekerjaannya psk," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhonye Erwanto.

Seementara itu FY yang berperan sebagai penyedia kamar menyewa kamar tersebut dari pemilik unit.

Selanjutnya FY pun menyewakan unit yang sudah disewakannya itu untuk praktik prostitusi.

"Iya kalau ini dia ini bukan yang punya unit, tapi dia menyewa lagi dari yang punya kemudian dia sewakan lagi, nah dia dapat keuntungan dari situ," ujarnya.

Dalam menjalankan aksinya itu FY dan DAP menggunakan media sosial.

- Bagi Hasil Praktik Prostitusi.

Dari bisnis terlarang itu keuntungan yang didapat oleh FY dan DAP berbeda-beda.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Erwanto mengatakan harga yang ditawarkan mucikari dalam sekali kencan adalah Rp700ribu.

Harga tersebut belum masuk ke dalam harga sewa kamar kepada FY sebesar Rp 150ribu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved