Breaking News:

Teror Virus Corona

Sering Tak Disadari, Waspadai Gejala Utama Covid-19 Varian Delta pada Anak

Data juga menunjukkan bahwa hal itu dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah pada orang yang tidak divaksinasi.

Editor: khairunnisa
Vektor Kunst/Pixabay
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Virus corona varian Delta dapat menginfeksi siapa saja, termasuk anak-anak.

Hal ini cukup berbeda jika dibandingkan virus corona varian sebelumnya.

Menurut Healthline, virus corona varian sebelumnya sangat sedikit menyerang anak-anak.

Varian Delta ini memang telah banyak menginfeksi anak-anak, terutama mereka yang berusia di bawah 12 tahun dan belum menerima vaksin.

Direktur Pusat Pendidikan Vaksin dan dokter yang hadir di divisi penyakit menular di Rumah Sakit Anak Philadelphia, Amerika Serikat kepada Healthline menuturkan bahwa varian Delta memang lebih menular, termasuk pada kalangan anak-anak.

Selain itu, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), varian Delta dua kali lebih menular daripada varian sebelumnya.

Baca juga: Biaya Tes Rapid Antigen di Jawa-Bali Turun, Kemenkes Tetapkan Batas Tarif Tertinggi Rp 99 Ribu

Data juga menunjukkan bahwa hal itu dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah pada orang yang tidak divaksinasi.

Karena sebagian besar anak-anak tidak divaksinasi, hal ini menempatkan mereka dalam kategori risiko yang lebih tinggi untuk tertular virus corona varian Delta.

Ada beberapa gejala utama yang dialami anak-anak ketika ia terinfeksi virus corona varian Delta.

Yale Medicine melaporkan bahwa batuk dan kehilangan penciuman lebih jarang terjadi pada varian Delta, sementara sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek, dan demam adalah beberapa gejala utama.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved