Breaking News

Pasar TU Bogor Terbakar

Cerita Damkar Padamkan Kebakaran Pasar TU Kota Bogor, Efek Cabe Bikin Panas Bercampur Perih

Proses pemadaman dan pendinginan kebakaran di Pasar TU sudah selesai dilakukan, Senin (1/7/2024).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Naufal Fauzy
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Proses pemadaman dan pendinginan kebakaran di Pasar TU sudah selesai dilakukan, Senin (1/7/2024). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Meski proses pemadaman dan pendinginan kebakaran di Pasar TU sudah selesai dilakukan, beberapa waktu setelahnya hawa panas masih dirasakan oleh beberapa personel Damkar.

Hawa panas ini masih dirasakan sebab yang dipadamkan oleh Damkar kebanyakan bumbu-bumbu dapur.

“Kalau efek panas masih ada kerasa. Apalagi anggota pemadam yang tidak gunakan sarung tangan. Itu sisa-sisa cairan dari bumbu-bumbu dapur terutama cabe masih ada terasa. Itu nempel ditangan jadi panas,” kata Komandan Regu Damkar  Sektor Yasmin Muhamad Royani kepada TribunnewsBogor.com di lokasi, Senin (1/7/2024).

Tidak hanya hawa panas saja, personel Damkar pun saat memadamkan api merasa sesak dan perih.

“Bumbu-bumbu dapur itu titik terakhi yang kita fokuskan untuk pendinginan. Itu ada Lada, Cabe, jahe, kunyit. Itu menyebabkan perih sampai nyesek ke kita batuk. Apalagi cabe itu perih banget,” jelasnya.

Di sisi lain, Royani pastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan lancar.

Total sebanyak 12 unit mobil Damkar dari Kota dan Kabupaten Bogor pun sudah meninggalkan lokasi.

“Total 12 unit lah. 3 dari unit Yasmin, 3 dari Sukasari dan sisanya perbantuan dari Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Proses pemadaman dan pendinginan pun tidak ada kendala.

Selama 60 menit Damkar berjibaku untuk menangani kebakaran ini. Untuk kendalanya pun, tidak begitu berat.

“Hanya akses jalan masuk dan air saja. Selebihnya tidak ada kendala. Kondusif dan lancar serta aman juga,” tambahnya.

Saat ini Damkar diminta Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) untuk siaga di lokasi.

“Ditakutkan ada api susulan itu kita (Damkar) diminta untuk stanbye di lokasi. Tapi saat ini sudah aman,” tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved