Tak Ada Kendaraan Pengganti Angkot Saat Lebaran di Puncak Bogor, Diishub Sarankan Naik Ojek
Sopir angkot yang beroperasi di jalur Puncak Bogor diminta untuk tidak membangkang instruksi yang telah diberikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Penulis: yudistirawanne | Editor: Yudistira Wanne
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sopir angkot yang beroperasi di jalur Puncak Bogor diminta untuk tidak membangkang instruksi yang telah diberikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Para sopir angkot tidak diperkenankan untuk beroperasi selama tujuh hari terhitung mulai lebaran.
Terkait kendaraan pengganti angkot, Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor tidak menyediakannya.
Baca juga: Sempat Marah di Puncak, Dedi Mulyadi Akui Pinjam Duit Anak Demi Karyawan Hibisc Jelang Lebaran
Hanya saja Dishub memberikan solusi bagi wisatawan yang ingin berpergian ke kawasan Puncak bisa menggunakan ojek motor.
"Kita pastikan roda dua, ojek masih ada itu yang kita prioritaskan," ujar Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih dikutip TribunnewsBogor.com, Minggu (30/3/2025).
Baca juga: MOMEN Dedi Mulyadi Sensi Lihat Merek Rompi Danramil, Geram Eiger Camp Rusak Kebun Teh : Bapak Jaga ?
Lebih lanjut, Dadang meminta sopir angkot dapat menerima keputusan yang sudah disepakati.
“Intinya semua harus memaklumi ini kebijakan pak Gubernur harus dipahami, semuanya harus mengikuti ini," sambungnya.

Baca juga: Nyaris Ditegur Dedi Mulyadi, Ternyata Ini Sosok Ketua Baznas, KDM Langsung Sungkem: Abdi Hampura
Sanksi tegas
Sementara itu, para sopir angkot tersebut pun telah menerima uang Rp 1,5 juta dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sebagai bentuk ganti rugi selama sepekan.
Namun uang itu dipastikan tak akan cukup jika sopir angkot tetap ngeyel beroperasi saat lebaran.
Baca juga: UCAPAN Dedi Mulyadi Saat Marah Ditagih Gaji Pegawai Hibisc Fantasy Bogor : Anda Tuh Telah Berdosa
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor akan memberikan tindakan tegas kepada para sopir angkot yang masih beroperasi pada saat lebaran.
"Dishub Kabupaten Bogor akan memberikan tindakan tegas kepada sopir angkot yang beroperasi di kawasan Puncak, Cisarua pada saat momen lebaran," ujar Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih dikutip TribunnewsBogor.com, Minggu (30/3/2025).
Baca juga: Gelombang Protes ke Dedi Mulyadi, Menpar Bicara Investasi, Karyawan Hibisc Fantasy Bogor Tagih Janji
Tak tanggung-tanggung ancaman sanksi yang dijatuhkan tidak main-main apabila ditemukan pelanggaran.
Menurutnya, Dishub Kabupaten Bogor akan memberikan penindakan dengan catatan pencabutan trayek.
“Kami akan melakukan penindakan itu tapi dengan catatan kami kasih imbauan dulu. Kalau masih melanggar maka akan kami eksekusi langsung," ujar Hengky.
Baca juga: Derita Karyawan Hibisc Fantasy Bogor Jelang Lebaran 2025, Gajinya Digantung Gubernur Dedi Mulyadi
Untuk memastikan peraturan tersebut berjalan, kata Hengky, Dishub akan menurunkan 25 personelnya ke beberapa titik dalam kurun waktu satu minggu.
“Total ada 715 (angkot) dengan tiga trayek (yang dilarang beroperasi). Trayek Cisarua-Bogor, Bogor-Pasir Muncang, dan Cibedug," ucapnya.
Kecurigaan Orang Tua Pelajar di Bogor yang Diamankan Polisi Mau Ikut Demo, Cium Tangan Sampai 2 Kali |
![]() |
---|
Polisi Temukan Ratusan Pelajar di Bogor yang Mau Ikut Demo ke Jakarta Pakai Iuran Rp10.000 |
![]() |
---|
Amankan Ratusan Pelajar yang Akan Ikut Demo ke Jakarta, Polres Bogor Temukan Grup WA Isi 457 Anggota |
![]() |
---|
Isi Surat Cinta Dedi Mulyadi yang Diabaikan Kokom, Kini Bertemu Setelah 35 Tahun, Rupanya Sama Nasib |
![]() |
---|
Polres Bogor Amankan 197 Pelajar yang Akan Berangkat Demo ke Jakarta, Begini Nasib Mereka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.