Sisi Lain Bogor

Mitos di Cisadane Panaragan Kota Bogor, Warga Harus Mendekat ke Bantaran Sungai Saat Air Meluap

Kampung Panaragan RW 007, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, menjadi salah satu kampung padat penduduk yang ada di bantaran Sungai Cisadane.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
SUNGAI CISADANE BOGOR - Penampakan aliran Sungai Cisadane Panaragan Bogor dan Ketua RW setempat saat menjelaskan mitos turun temurun, Rabu (20/5/2026). 

"Makanya warga ketika dihidupkan sirene, dia semua pada ke sini. Melihat. Sebagian ada yang membenahi barang-barangnya untuk mengevakuasi ya, sebagian melihat gitu," ujarnya.

Dede yang sudah tinggal di Panaragan selama 52 tahun ini tetap memegang mitos turun temurun ini.

Ia membuktikan sendiri ketika air naik namun tidak ada warga yang mendekat ke aliran sungai.

Air Sungai Cisadane itu terus naik dan malah membanjiri rumah warga.

"Jadi Lurah, Camat sudah pada tahu, karena yang saya buktikan juga demikian. Jadi bukan katanya "Oh ini mah halu, halu." Ya terserah, tapi saya yang membuktikan karena saya berdekatan langsung dengan interaksi langsung dengan Kali Sadane itu," ucapnya.

Keluarga Dede juga masih memegang mitos turun temurun ini.

Jika Dede tidak ada di lokasi, keluarganya langsung mendekat ke Sungai saat aliran air mulai meluap.

"Jadi ketika saya tidak ada, mungkin ada kakak saya. Ya. Kakak saya langsung (melihat ke Sungai) dan sudah paham juga," ucapnya.

Dalam ingatannya, air ini meluap dan membuat kampungnya kebanjiran cukup parah yakni pada tahun 1974 lalu.

Saat itu banjir setinggi dada orang dewasa.

Lalu, banjir juga terjadi sekira tahun 2000 dan terakhir di tahun 2023 lalu.

Saat tahun 2023, banjir merendam beberapa rumah warga.

Lumpur juga mengotori kampung yang letaknya tidak jauh dari Balai Kota Bogor.

Namun, banjir ini tidak menimbulkan korban jiwa sebab warga sudah mengetahui akan ada banjir melalui alarm pendeteksi banjir.

Ia berharap air Sungai Cisadane di Panaragan ini tidak meluap kembali.

Ia berpesan agar warga di kampungnya ini menjadikan Sungai Cisadane sebagai sahabat.

"Intinya kita yang tinggal disini harus menjadikan Sungai Cisadane sebagai sahabat," tandasnya.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved