TAG
Robertus Robet
-
Penangkapan Dosen UNJ, Robertus Robet menuai reaksi beragam dari aktivis dan budayawan.
Sabtu, 9 Maret 2019
-
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta semua pihak tidak mencari gara-gara dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Jumat, 8 Maret 2019
-
Meski ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian oleh kepolisian, aktivis sekaligus dosen Robertus Robet tidak ditahan.
Jumat, 8 Maret 2019
-
Robertus ditangkap pada Kamis (7/3/2019) dini hari, karena kasus dugaan penghinaan terhadap institusi TNI.
Jumat, 8 Maret 2019
-
Polisi memiliki dua alat bukti yang menjadikan dosen UNJ, Robertus Robet ditetapkan sebagai tersangka.
Jumat, 8 Maret 2019
-
Robertus ditangkap pada Kamis (7/3/2019) dini hari dalam kasus dugaan penghinaan terhadap institusi TNI lewat lirik lagu mars ABRI
Kamis, 7 Maret 2019
-
Baik ICJR maupun LBH Pers mendesak kepolisian segera menghentikan kasus Robertus Robet.
Kamis, 7 Maret 2019
-
Dalam orasinya itu, Robet menyanyikan lagu yang sering dinyanyikan mahasiswa pergerakan 1998 untuk menyindir institusi ABRI.
Kamis, 7 Maret 2019
-
Dalam beberapa cuitannya di Twitter, Fahri Hamzah sangat menyayangkan penangkapan Robertus Robet oleh pihak kepolisian.
Kamis, 7 Maret 2019
-
Robertus sempat memberikan keterangan kepada awak media. Ia meminta maaf atas orasinya yang dinilai menghina institusi TNI.
Kamis, 7 Maret 2019
-
Dalam video itu, Robet menyampaikan bahwa lagu yang ia nyanyikan di Aksi Kamisan bukan merupakan lagu ciptaannya.
Kamis, 7 Maret 2019
-
Tim penyidik dari Cyber Mabes Polri juga mendatangi kediaman Robet pada Rabu (6/3/2019) malam pukul 23.45 WIB membawa surat penangkapan.
Kamis, 7 Maret 2019
-
Hingga Kamis (7/3/2019) pukul 13.34 WIB, sebanyak 433 orang telah menandatangani petisi online ini.
Kamis, 7 Maret 2019
-
Guntur Romli menyebut argumen Robertus Robet valid, lalu disindir Fahri Hamzah kalau Prabowo lebih paham soal paham ide negara sipil daripada Jokowi.
Kamis, 7 Maret 2019
-
Donsen UNJ Robertus Robert ditangkap polisi diduga karena langgar UU ITE terkait orasinya di Monas, YUnarto Wijaya mengkritik aksi polisi tersebut.
Kamis, 7 Maret 2019
-
Brigjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan bahwa polisi menangkap aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) yang juga dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
Kamis, 7 Maret 2019
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved