Penyesalan Agam Tak Bisa Bawa Pulang Juliana Marins dalam Kondisi Hidup, Andai Bisa Loncat dari Heli

Abdul Haris Agam alias Agam Rinjani mengungkap kekecewaannya karena tak bisa menyelamatkan Juliana Marins dalam kondisi hidup.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Kolase Youtube YIM Official dan Instagram Juliana Marins
PENDAKI TEWAS DI GUNUNG RINJANI - Penyesalan Agam Tak Bisa Bawa Pulang Juliana Marins dalam Kondisi Hidup, Andai Bisa Loncat dari Heli 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Abdul Haris Agam alias Agam Rinjani mengungkap kekecewaannya karena tak bisa menyelamatkan Juliana Marins dalam kondisi hidup.

Padahal saat melihat video dari drone milik wisatawan, Agam yakin kalau Juliana Marins akan bertahan hingga diselamatkan.

Hal yang disesali oleh Agam yakni karena dirinya saat kejadian sedang berada di Jakarta.

Apalagi perjalanan dari Jakarta ke Lombok membutuhkan waktu yang lama.

Sempat yakin Juliana bisa bertahan, Agam pun harus menelan pil pahit kalau pendaki asal Brasil itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Agam pun sempat berpikir, seandainya ia sedang di Rinjani, maka Juliana akan bisa selamat.

"Kecewa saya bang sama diriku, karena saya yakin masih hidup. Cuma telalu jauh Jakarta ke sini," kaat Agam dikutip dari Youtube YIM Official, Sabtu (28/6/2025).

Agam pun sempat meminta bantuan teman-temannya apakah bisa dirinya terbang langsung dari Jakarta hingga ke Gunung Rinjani.

"Beberapa kali saya hubungi teman-teman adakah heli langsung ke Rinjani loncat, supaya bisa dievakuasi," katanya lagi.

Namun Agam pun akhirnya menyadari bahwa Tim SAR sudah melakukan pencarian terhadap Juliana sejak hari pertama.

"Tapi tidak juga sebenarnya kupikir, karena Tim SAR hari itu juga datang tapi tidak ada di lokasi," ungkapnya.

Agam menduga Juliana tergelincir saat mencoba bergerak dari titik pertama ia jatuh.

"Bisa jadi pada saat dia jatuh, dia cari jalan karena jalannya miring," ujar Agam lagi.

Padahal Tim SAR, kata Agam, langsung terjun ke jurang setibanya di lokasi untuk mencari Juliana.

Bahkan Tim SAR mengorbankan nyawa mereka sendiri demi bisa menyelamatkan Juliana dalam kondisi hidup.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved