Penyesalan Agam Tak Bisa Bawa Pulang Juliana Marins dalam Kondisi Hidup, Andai Bisa Loncat dari Heli
Abdul Haris Agam alias Agam Rinjani mengungkap kekecewaannya karena tak bisa menyelamatkan Juliana Marins dalam kondisi hidup.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Kolase Youtube YIM Official dan Instagram Juliana Marins
PENDAKI TEWAS DI GUNUNG RINJANI - Penyesalan Agam Tak Bisa Bawa Pulang Juliana Marins dalam Kondisi Hidup, Andai Bisa Loncat dari Heli
Dari pemeriksaan sementara dapat disimpulkan penyebab Juliana Marins meninggal dunia karena benturan benda tumpul.
"Penyebab kematian sementara itu adalah kekerasan tumpul yang menyebabkan patah tulang dan kerusakan organ dalam," katanya.
Dengan luka tersebut menurutnya Juliana hanya bisa bertahan selama 20 menit setelah jatuh ke jurang Rinjani.
"Bukti menunjukan bahwa kematian segera terjadi, karena pendarahan begitu luas, patah tulang hampir seluruh tubuhnya, termasuk organ dalam di dada dan perut,"
"Kami perkirakan tidak lebih dari 20 menit dari setelah kejadian," katanya.
Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp :
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t
Berita Terkait
Baca Juga
Tingkatkan Layanan Wisata Alam, Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Sejak 16 Juli 2025 |
![]() |
---|
Kini Giliran Pendaki Asal Swiss Terjatuh di Gunung Rinjani, Beda Nasib dengan Juliana Marins |
![]() |
---|
Speed Boat Rombongan Dinas PUPR Terbalik di Mentawai, Anggota DPRD hingga Anak-anak Hilang |
![]() |
---|
Ternyata Juliana Marins Masih Hidup 32 Jam Usai Jatuh, Otopsi Kedua Korban Ungkap Temuan Mengejutkan |
![]() |
---|
Tim SAR Terus Cari Pemancing yang Hilang di Megamendung Bogor, Tunggu Hasil DNA Mayat di Ciliwung |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.