Info Kesehatan
Perbedaan Paru-paru Pasien Covid-19 yang Sudah dan Belum Divaksin, Begini Kondisinya
Kondisi paru-paru orang yang sudah divaksin dan belum divaksin terdapat perbedaan mendasar.
Orang yang sudah menerima vaksin Covid-19 kemudian terinfeksi virus Corona biasanya tidak membutuhkan perawatan intensif dari rumah sakit.
Menurut data, kurang dari satu persen orang yang telah divaksin mengalami infeksi Covid-19. Meskipun jika terinfeksi gejala yang dirasakan ringan, sehingga tidak perlu rawat inap di RS.
Beberapa pasien Covid-19 yang sudah menerima vaksin tidak mengalami gejala apa pun atau hanya merasa terkena flu biasa, sehingga cukup melakukan isolasi mandiri.
Baca juga: Simak 3 Aturan Baru Vaksinasi Covid-19 bagi Penyintas
Kamel mengatakan, sebagian besar pasien Covid-19 yang sudah menerima vaksin yang dilarikan ke rumah sakit, tidak dirawat di unit perawatan intensif atau memakai alat bantu hidup.
Meski begitu, hal yang harus diingat oleh masyarakat yang sudah menerima vaksin Covid-19, mereka tetap berisiko menyebarkan virus Corona, sehingga harus tetap menerapkan protokol kesehatan.
Dilansir dari CDC melalui KOMPAS.com, meskipun aman dari gejala serius, namun orang yang telah diberi vaksin tetap dapat menyebarkan virus semudah orang yang belum diberi vaksin.
“Vaksin melindungi Anda dari sakit yang sangat parah,” kata Spesialis Penyakit Menular Universitas Washington, Dr Rachel Presti.
"Tetapi vaksin tidak mencegah Anda menularkan virus ke orang lain," tegasnya.
Oleh sebab itu, panduan terbaru CDC menekankan bahwa orang yang sudah melakukan vaksinasi tetap harus menerapkan protokol kesehatan.
Baca juga: 5 Gejala yang Paling Sering Dirasakan Setelah Sembuh Covid-19, Salah Satunya Rambut Rontok
Artikel ini tayang di kompas.com dengan judul Kondisi Paru-paru Pasien Covid-19 yang Belum dan Sudah Divaksin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/paru-paru_20180214_153304.jpg)