Sisi Lain Bogor
Berkunjung ke Museum Situs Pasir Angin Cibungbulang Bogor, Koleksinya Artefak Zaman Prasejarah
Jauh sebelum memasuki era modern yang serba canggih seperti saat ini, peradaban manusia pernah berada pada titik 180 derajat kebalikannya.
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
Bahkan, topeng tersebut di Indonesia hanya ditemukan dua buah, yakni di Pasir Angin itu sendiri dan di Goa, Sulawesi Selatan.
Akan tetapi, topeng emas tersebut kini tak lagi berada di Museum Situs Pasir Angin, melainkan berada di Museum Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.
Sedangkan yang di Museum Situs Pasir Angin sendiri hanya menampilkan gambar dari topeng emas dengan sedikit penjelasan di dalamnya.
"Bahannya emang dari emas, fungsinya waktu itu digunakan sebagai penutup wajah orang yang sudah meninggal. Orang yang sudah meninggal ditutupi dengan topeng ini dengan asumsi bahwa agar tidak gentayangan lagi di muka bumi," ungkapnya.
Tak hanya itu, di depan museum ini juga terdapat batu besar yang digunakan sebagai tempat ritual pada zaman itu.
Batu tersebut disebut dengan batu monolit atau batu menhir.
Selain itu, di Museum Pasir Angin juga menyimpan sejumlah patung arca. Akan tetapi benda tersebut bukanlah hasil eskavasi di Bukit Pasir Angin, melainkan dari Gunung Kapur, Ciampea yang dipindahkan pada tahun 1981.
Namun sayangnya, arca-arca tersebut sudah dalam kondisi yang tak utuh.
Dipindahkan kesini sebagai koleksi dalam kondisi hancur seperti ini karena dulu di Gunung Ciampea itu diambilin karang atau kapurnya menggunakan bahan peledak, kemungkinan ini kena dan sebagainya oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab," pungkasnya.
Bagi yang penasaran dengan koleksi yang ada di Museum Situs Pasir Angin ini bisa langsung datang ke lokasi yang berbatasan dengan Leuwiliang.
Tidak ada biaya tiket masuk untuk mengunjungi Museum Situs Pasir Angin ini.
Museum Situs Pasir Angin
Desa Cemplang
Kecamatan Cibungbulang
Kabupaten Bogor
Saefullah
TribunnewsBogor.com
Menilik Jembatan Ledeng Sindangsari Kota Bogor, Ternyata Usianya Sudah Lebih dari 1 Abad |
![]() |
---|
Kisah Tembok Tinggi RS UMMI Kota Bogor, Rupanya Usianya 2 Abad, Pernah Jadi Tempat Pembuatan Granat |
![]() |
---|
Sisi Lain Lapangan Sempur Kota Bogor, Dirancang Arsitek Belanda Sampai Jadi Tempat Pidato Bung Karno |
![]() |
---|
Kisah Arif Satgas Pelajar Kota Bogor, 18 Tahun Bubarkan Tawuran, Tak Berhenti Meski Diancam |
![]() |
---|
Mengulik Sejarah Bakal Kantor Gubernur Dedi Mulyadi, 100 Tahun Lebih Tua dari Balai Kota Bogor |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.