TOPIK
Kecelakaan Tambang
-
PT Antam menjaga seluruh lubang tersebut dengan bekerja sama dengan Brimob, Polres Bogor dan Polisi Hutan
-
Perubahaan kondisi tanah, serta tekstur lahan yang sangat curam, mendorong tanah longsor
-
Relawan melihat dua korban di Lubang Kunti pada kedalaman 150 meter
-
Surat pernyataan dilengkapi materai Rp6.000, ditandatangani keluarga korban
-
Solusinya bisa dengan mineral fund atau dana pertambangan.
-
Keluarga dari sembilan penambang emas tanpa izin (PETI) menyesal upaya petugas yang dinilai kurang maksimal.
-
Dari 12 penambang yang tertimbun, hanya tiga yang berhasil diselamatkan, yaitu Ade, Solikin dan Ajit,
-
kondisi lubang yang mengubur para penambang sangat berbahaya dan rawan longsor
-
Sekitar pukul 13.30 WIB, sejumlah relawan keluar dari lubang Kunti, tempat tertimbunnya sembilan penambang emas liar
-
"Saya ikhlas, semoga adik saya diterima di sisi Allah."
-
"Kami tidak bisa, tidak kemampuan untuk itu."
-
"Kalau dipaksakan, yang ada bukan keberhasilan malah kegagalan karena timbul korban lebih banyak lagi."
-
Nurhayanti belum bisa memastikan waktu kunjungan di tengah kesibukannya
-
Namun, isak tangis tidak terbendung saat petugas menyampaikan bahwa evakuasi sisa korban tertimbun longsor dihentikan.
-
Longsor susulan di dalam lubang tambang emas itu membuat warga menyerah
-
Jerit tangis pun pecah saat belasan relawan akhirnya menyerah.
-
Bau busuk mulai tercium menyengat di luar lubang kunti, tempat tertimbunnya 12 penambang emas liar.
-
Sampai saat ini baru tiga korban yang sudah dievakuasi.
-
Tim evakuasi khawatir lubang kunti yang digunakan para penambang emas liar mengalami longsor susulan.
-
Bau busuk dan zat asam yang menyengat dari dalam lubang maut
-
Jalur evakuasi menuju pos Cepu saat ini sangat curam dan terjal.
-
Kuku jempol kaki sebelah kirinya, saya tahu bentuknya tidak rata.
-
"Fotonya biar kelihatan lubangnya," kata Danramil 0621/ Nanggung, Kapten Infantri, Choirudin.
-
Wanita itu kerap menangis bersama dua anaknya yang masih kecil.
-
Hingga saat ini, tubuh Ukon belum ditemukan tim evakuasi.
-
ke-12 gurandil sudah mendapatkan emas sebelum tertimbun tanah longsor.
-
"Saya akan terus ikut mencari sampai dua teman saya ketemu," katanya.
-
Danramil pun langsung menginformasikan ke Pos Cepu agar petugas segera mengirimkan makanan.
-
Setelah Ade, kami temukan Solikin dalam posisi tengkurap
-
"Korban dibawa ke DVI untuk diidentifikasi," kata Kapten Choirudin.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved